Bahlil :  Presiden Belum  Instruksi  Kenaikan BBM, Pertimbangkan Ekonomi Masyarakat

Bahlil : Presiden Belum Instruksi Kenaikan BBM, Pertimbangkan Ekonomi Masyarakat

JAKARTA,MALUKUBERSATU.COM,-Sesuai informasi yang diterima media ini dari orang percayanya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia  yang merupakan anak Maluku. Dengan mengumandangnya isyu  kenaikan harga BBM Pertalite dan Solar mulai 1 April 2026, membuat Bahlil  angkat suara.  Menteri ESDM  menyatakan hingga saat ini harga BBM subsidi di dalam negeri masih stabil. Dimana pemerintah pusat dibawah Kementerian ESDM  belum mengambil keputusan terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

img-1774943021.jpg

"Lanjut orang pertama di Kementrian ESDM itu, sebab sampai dengan berita ini dipublikasikan. Presiden Prabowo Subianto belum berikan warning naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebab Presiden  sangat mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat kelas bawah sebelum mengambil keputusan terkait kenaikan harga BBM. Untuk itu Menteri ESDM meminta kepada publik untuk bersabar dan menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto", tuturnya

img-1774943032.jpg

Lebih lanjut dijelaskan bahwa BBM non-subsidi tetap mengikuti harga pasar dan diperuntukkan bagi masyarakat mampu. Sehingga tidak menjadi beban negara, sebab sekarang ini harga minyak dunia telah menembus 115 dollar Amerika Serikat (AS) per barel. Namun pemerintah menegaskan harga BBM subsidi belum naik untuk menjaga daya beli masyarakat. Bahlil memahami tekanan geopolitik global membuat harga minyak mentah melonjak tinggi.

img-1774943066.jpg

"Akan tetapi pemerintah tetap mengupayakan stabilitas di dalam negeri. Karena yang sangat menjadi perhatian Presiden sekali lagi ada pada masyarakat ekonomis paling bawah", tutupnya. (MB-01)

Sumber : https://malukubersatu.com/bahlil-presiden-belum-instruksi-kenaikan-bbm-pertimbangkan-ekonomi-masyarakat-detail-462280