Gaspersz : 300 Siswa SMP N 19 Siap Ikut TKA, Telah Digembleng Pemantapan & Bimbingan Belajar

Gaspersz : 300 Siswa SMP N 19 Siap Ikut TKA, Telah Digembleng Pemantapan & Bimbingan Belajar

Ambon,MalukuBersatu.Com,-Sesuai Kebijakan baru pada Kemendikdasmen ditahun ini proses ujian untuk peserta didik  yang ada pada satuan  Pendidikan. Mulai dari kelas 6, kelas 9 dan kelas 12  semuanya mesti melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA). Terkait hal itu kepada media ini Senin (09/03/26) kepala sekolah SMP N 19 Novi Gaspersz  saat dimintai komentar diruang kerjanya dengan penuh keakraban menuturkan.

img-1773068474.jpg

Menyangkut  dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tentunya sama halnya dengan kita mempersiapkan ujian nasional. Terkait hal itu  untuk SMP N  19 ada 300 siswa yang  nantinya siap ikut ujian  dan menuju Tes Kemampuan Akademik (TKA). Para guru mata pelajaran pada SMP N 19  telah persiapan siswa dalam proses  belajar. Dengan lakukan pemantapan berupa bimbingan belajar sebelum pelaksanaan TKA  dimulai pada (06-16/03)26).

Sedangkan saat ini (09-12/03/26) siswa kelas 12 sementara mengadakan gladi resik TKA. Untuk sekolah kami prosesnya dibagi dalam dua gelombang dengan rincian satu sesi diikuti 50 siswa. Disebabkan  jumlah siswa banyak maka dibuat dua gelombang. Masing-masingnya  terbagi  lagi dalam tiga sesi. Nah untuk pelaksanaannya itu,  satu gelombang dua hari.

img-1773067031.jpg

"Dikarenakan ada survei Lingkungan belajar dan survei karakter dan keduanya masuk dalam  TKA. Lanjutnya karena tidak diberlakukan lagi Assesment Kompetensi Minimum (AKM) yang biasanya dilakukan pada  bulan Agustus sampai September. Ini semua dilakukan berdasarkan adanya peraturan baru dari Kemendikdasmen. Yang diberlakukan pada siswa  kelas  6 SD,  kelas 9 SMP dan kelas 12 SMA,  sebagai syarat menuju jenjang pendidikan SD ke SMP, SMP ke SMA dan SMA ke Perguruan tinggi.

Dengan diberlakukannya TKA oleh Menteri yang baru pihak sekolah melihatnya seperti apa. "Tentunya kami pihak sekolah akan mengikuti aturan untuk persiapkan siswa sebab  itu tanggung jawab kami. TKA sama seperti ujian nasional yang dilakukan sebelum Menteri Mas Makarim dengan kurikulum merdeka.  Dan pergantian Menteri apapun  kebijakan-kebijakan di dunia pendidikan tetap kami laksanakan.

img-1773067573.jpg

Tambahnya pada Menteri yang kemarin  tidak ada lagi ujian nasional diberlakukan ujian sekolah dan itu  menjadi tanggungjawab kami  satuan pendidikan memiliki  otoritas untuk mengatur. Dengan adanya perubahan baru dari Kemendikbud ristek  menjadi Kemendikdasmen itu berarti perhatian penuh Menteri hanya untuk Pendidikan Dasar  TK, SD, SMP sampai SMA. Karena itu AKM ditiadakan diganti TKA, untuk seluruh siswa pada jenjang yang diujikan.

Tentu juga untuk kompetensi siswa dalam hal literasi-monerasi  tetapi juga untuk survei lingkungan belajar  dan survei karakter  yang sama dengan AKM lakukan. Dimintakan harapan ibu Kepsek SMP N 19, katakan ini baru  pertama kali diberlakukan  kami sebagai satuan pendidikan sangat antusias sistim ini. Karena mengingat dulu sesuai proses ada siswa naik kelas dan tinggal kelas.

"Tetapi dengan  adanya reformasi pendidikan membuat yang namanya kelulusan harus lulus semua,  naik kelas semua. Tetapi tentunya untuk mencapai semuanya itu siswa perlu dipersiapkan dengan sangat matang. Hingga pada waktunya peserta didik  berhasil baik  dari SD, SMP dan SMP  menuju ke SMA sebagai ketentuan pada  pendidikan dasar", tutup Gaspersz .(MB-01)


Sumber : https://malukubersatu.com/gaspersz-300-siswa-smp-n-19-siap-ikut-tka-telah-digembleng-pemantapan-amp-bimbingan-belajar-detail-462071