GENERASI MUDA  PEROLEH PENGUATAN DARI OJK UNTUK KRITIS PAHAMI ASET KRIPTO

GENERASI MUDA PEROLEH PENGUATAN DARI OJK UNTUK KRITIS PAHAMI ASET KRIPTO

Ambon,MalukuBetsatu.Com,-Sesuai dengan siaran pers yang masuk ke media kerja sama pada Senin (04/05/26).  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan literasi keuangan digital kepada masyarakat. Khususnya generasi muda agar semakin memahami risiko dalam berinvestasi di aset digital. Termasuk kripto secara aman, rasional, dan bertanggung jawab.

img-1777910215.jpg

Investasi masyarakat di aset digital dan kripto juga diharapkan berkontribusi dalam ekosistem keuangan digital yang sehat, stabil, dan berkelanjutan.  Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso. Dalam sambutannya pada kuliah umum kegiatan Digital Financial Literacy (DFL) yang digelar di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Ambon pada Senin (04/05/26).

“Dikatakan, perkembangan aset kripto yang sangat cepat harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai. Karena masih banyak masyarakat yang terjebak investasi ilegal, penipuan digital. Hingga kehilangan aset akibat rendahnya kesadaran terhadap keamanan digital. Dikatakan  pesatnya perkembangan sektor keuangan digital saat ini juga disertai dengan risiko yang tinggi", terangnya.

Hal itu antara lain fluktuasi harga yang ekstrem, risiko keamanan digital, regulasi pemerintah, potensi penipuan, dan faktor psikologis. Ia menambahkan, dengan karakteristik aset kripto yang high risk high return dan volatilitas yang tinggi. Masyarakat dituntut untuk dapat mengambil keputusan investasi yang tidak hanya didasarkan pada tren atau potensi keuntungan semata.

img-1777910304.jpg

Namun juga diperlukan pemahaman fundamental yang baik terhadap risiko aset kripto dan mekanisme kerjanya sebelum berinvestasi. "Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa perkembangan aset kripto di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, baik dari sisi jumlah pengguna, nilai transaksi, maupun jumlah aset yang diperdagangkan", ungkapnya.

Hingga Februari 2026, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia telah mencapai lebih dari 21 juta akun pengguna. Yang menunjukkan semakin luasnya adopsi aset digital di masyarakat, khususnya generasi muda. Dari sisi transaksi, sepanjang tahun 2025 nilai transaksi perdagangan aset kripto tercatat mencapai Rp 482,23 triliun. Selain itu, disoroti peran penting mahasiswa sebagai generasi melek digital untuk menjadi agen literasi

Khususnya dalam mengedukasi masyarakat mengenai aset kripto dan digital, untuk membantu mengurangi kerugian di masyarakat. Dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap inovasi keuangan digital. Pemilihan Kota Ambon. Dalam penyelenggaraan DFL yang menjadi rangkaian kegiatan Bulan Literasi Kripto (BLK).

img-1777910325.jpg

Yang bertujuan untuk mendorong pemerataan literasi keuangan digital di kawasan Timur Indonesia. Berdasarkan hasil SNLIK Tahun 2022, Provinsi Maluku masih memiliki ketimpangan yang cukup besar. Antara indeks inklusi keuangan sebesar 81,04 persen dengan indeks literasi keuangan sebesar 40,78 persen. Sementara itu, Rektor Universitas Pattimura Fredy Leiwakabessy, dalam sambutannya.

Sangat mengapresiasi kegiatan DFL yang diselenggarakan oleh OJK, disebutkan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Untuk memahami risiko dalam menghadapi perubahan yang cepat di sektor keuangan digital dan kripto. Agar mereka dapat  terhindar dari risiko kerugian investasi pada instrumen keuangan digital. Perubahan di sektor keuangan sangat cepat, bahkan melampaui kecepatan perkembangan regulasi.

"Oleh karena itu, edukasi kepada generasi muda menjadi sangat penting agar mereka tidak hanya mampu beradaptasi. Tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat dalam mengambil keputusan keuangan secara bijak,” ujar Fredy. Kuliah umum tersebut juga menghadirkan narasumber Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Ludy Arlianto.

Selain itu, Chief Financial Officer Indonesia Crypto Exchange (ICEX) Rizky Indraprasto, Legal, Compliance & Government Relations PT Kripto Maksima Koin Eveline Shinta. Dan Head of Marketing PT Multikripto Exchange Indonesia Vincent. Kegiatan ini diselenggarakan secara luring dan diikuti oleh sekitar 400 orang mahasiswa dan sivitas akademika dari Universitas Pattimura.

img-1777910451.jpg

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Mochammad Muchlasin. Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan IAKD OJK Djoko Kurnijanto, Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady, serta Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia Robby. Melalui penyelenggaraan DFL, OJK memperkuat kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk terus mengedukasi masyarakat, termasuk civitas akademika, agar mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan digital secara bijak. Dan bertanggung jawab guna mewujudkan masyarakat yang cerdas secara finansial, aman secara digital, dan matang dalam mengambil keputusan.  Investasi pada instrumen keuangan yang berisiko tinggi.


Sumber : https://malukubersatu.com/generasi-muda-peroleh-penguatan-dari-ojk-untuk-kritis-pahami-aset-kripto-detail-462793