Ambon,MalukuBersatu Com,-Gubernur Maluku Hendrik Alewerissa sangat berikan perhatian serius terhadap berbagai masalah pendidikan dibumi Raha-raja. Hingga pada Senin (12/10/26) beliau berkesempatan hadir untuk membuka kegiatan Coaching Clinic dan peningkatan kapasitas kepala sekolah. Setelah selesai acara pembukaan yang dilakukan dengan menaruh tangan pertanda dibukanya kegiatan tersebut yang berlangsung di aula Dikbud Maluku.

Kepada pers orang nomor satu dibumi Maluku itu menyatakan, kami ini sangat realistik serta kami menyadari betul bahwa kualitas pendidikan bukan terjadi begitu saja. Tetapi itu adalah warisan tatakelola yang telah berlangsung lama dan menyadari sungguh Maluku ini terkendala dengan geografis hingga berpengaruh terhadap akses layanan pendidikan. Berpengaruh pada distribusi tenaga pengajar dan berpengaruh pada kesenjangan mutu pendidikan.
Selain itu juga berpengaruh pada infrastruktur pendukung pendidikan itulah masalah yang dapat kita identifikasi. Dan yang paling penting setelah mengidentifikasi pemerintah harus memiliki rencana untuk cari jalan keluar atau solusi. Dan akhirnya Dikbud ambil langkah buat kegiatan besar ini, yang adalah salah satu bentuk yang kita terapkan dan eksekusikan kepada para kepala sekolah.

"Sebab bagaimana bisa mendapat seorang kepala sekolah yang miliki kemampuan baik dan punya kapasitas yang membumi untuk memimpin sekolah. Kalau tidak pernah dilatih dan dibimbing dan melalui kegiatan ini adalah salah satu cara Dikbud Maluku untuk meningkatkan kapasitas para Kepsek. Kiranya dengan cara itu kita berharap kepsek SMA, SMK dan SLB mampu menerapkan tatakelola yang baik", ungkap Gubernur.
Sehingga sekurang kurangnya kwalitas pendidikan disekolah itu meningkat agar peserta didik yang adalah anak anak Maluku yang menjadi tanggungjawab mereka peroleh pendidikan maksimal. Sebab bukan hanya memiliki kecerdasan akademik tetapi juga memiliki kepribadian, integritas dan karakter yang baik itu yang kita butuhkan untuk Maluku dan Indonesia.

"Jadi kami mohon dukungan dan topangan semua pihak karena sejujurnya pendidikan ini tidak hanya tanggungjawab pemerintah semata. Tetapi bersama semua stakeholder antara lain kalangan swasta, kampus dan masyarakat serta pihak lain. Dimana sama-sama miliki tanggungjawab untuk majukan mutu pendidikan di provinsi Maluku", tutur Gubernur penuh harapan.
Saat ditanyakan proses yang sudah berjalan dikota Ambon kedepan akan beranjak ke Kabupaten/Kota lainnya, itulah yang sering menjadi konsep kita soal pemerataan kesenjangan. Sebab hampir semua kegiatan ada pada ibu kota propinsi dalam hal ini kota Ambon. "Sebagai Gubernur saya merasa terganggu kalau 10 kabupaten lain kondisi itu tidak sama dengan kota Ambon. Seyogyanya kita harus lakukan semua Kabupaten/kota itu merata", tandasnya.

Meskipun kita sadari tantangan geografi yang di hadapi itu tidak mudah tapi sekurang kurangnya ada rencana yang jelas dari pemerintah khususnya dari Dikbud Maluku. Bersama-sama berkolaborasi dengan dinas pendidikan kabupaten/ kota lainnya yang penting relevan dan bermanfaat serta berdampak bagi peningkatan dunia pendidikan di Maluku.
Kembali saat disampaikan kita juga patut bersyukur walaupun dalam keadaan keterpurukan tetapi Maluku berhasil ada diposisi terbaik peroleh penghargaan pendidikan tahun 2026 dar Pemerintah Pusat. "Ya kami sangat bersyukur seperti yang disampaikan ibu kadis apapun juga Dikbud yang dipimpinnya harus terus kerja keras untuk keluar dari keterpurukan dan salah satu telah dibuktikan.

"Untuk itu kami sangat mengapresiasi penghargaan yang telah didapatkan terkait Pendidikan di Maluku, artinya ada peningkatan jangkauan dari pemerintah pusat kepada kami. Jadi apa yang sudah dibuat pemerintah propinsi melalui Dikbud sudah benar dan baik tinggal nanti dilanjutkan dan diukur capaian capaiannya seperti apa", ungkap orang nomor satu itu,
Dan saya sebagai gubernur sangat punya penting besar sekali untuk dukung dan memajukan dunia pendidikan, kesehatan, layanan dasar dan lainnya untuk masyarakat. "Sebab merupakan program prioritas kami dalam sapta cita lawamena untuk itu saya butuh dukungan dan topangan dari semua pihak didalamnya media. Terima kasih untuk kebersamaan, mari kita terus bangun pendidikan tanpa pamrih",tutupnya.
Sebelum selesai acara dilakukan penandatanganan MoU yang diwakili Kepala Sekolah SMA N 4 Ambon M Tentua bersama Ibu Kepala dinas Pendidikan Dr Loce Singerin. Disaksikan oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.terlihat acara besar itu sangat mendapat perhatian dari para Kepsek. Saat dimintai komentar dari Kepsek SMA Negeri 10 Ambon Yetty Latumwrissa mengatakan.
Saya bahkan kami 30 kepsek yang mendapat kesempatan pertama bersyukur dan sangat berterima kasih kepada Gubernur dan Ibu Kadis Pendidikan bersama staf. Untuk kesempatan yang diberikan ikut kegiatan ini, kami akan serius mengikuti berbagai materi yang dibawah oleh para nara sumber hebat,.(MB-01)
Sumber : https://malukubersatu.com/gub-coaching-clinic-peningkatan-kapasitas-kepala-kepala-sekolah-dibuat-dikbud-saya-sangat-dukung-detail-464979