Ambon,MalukuBersatu.Com,-Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, hari ini Selasa (03/03/26) hadir di kantor Pelindo Kota Ambon, yang berlokasi di pelabuhan Yos Sudarso. Tujuannya untuk menyaksikan penandatangan Kerja sama strategis pengembangan shorebase untuk mendukung proyek Blok Abadi Masela. Kegiatan luar biasa itu berlangsung antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT Maluku Energi Abadi diruang rapat kantor Pelindo.


Menandatangani nota kesepahaman (MoU) sangat memiliki sesuatu yang berarti bagi Maluku. Penandatanganan itu dilakukan oleh Indra Hidayat Sani Dirut PT Pelabuhan Tanjung Priuk bersama Direktur Maluku Energi Abadi Sam Latuconsina. Dan disaksikan oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Direktur Komersial PT. Pelindo Farid Padang, wakil ketua DPRD Propinsi Maluku Jhon Lewerissa, Sekda Maluku Sadali Ie bersama sejumlah undangan lainnya.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal penyusunan rencana operasional shorebase guna menopang aktivitas hulu migas di Blok Abadi Masela. Yang dioperasikan INPEX bersama pengawasan SKK Migas. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa awali sambutan menegaskan. Pemerintah Provinsi Maluku mendukung kolaborasi tersebut karena melibatkan BUMN berpengalaman di sektor kepelabuhanan.
Namun ia mengingatkan, Maluku tidak boleh hanya menjadi lokasi proyek tanpa mendapatkan peran strategis. “Kalau ground breaking sudah berjalan dan tahapan proyek terus maju, maka dampak sosial, ekonomi, termasuk pengelolaan kawasan harus jelas. Kami tidak mau hanya jadi penonton di daerah/rumah sendiri anak-anak kami sangat membutuhkan pekerjaan,” tegasnya.

Lanjut Lewerissa, komunikasi dengan pihak operator dan regulator terus dilakukan, agar pemerintah daerah dan badan usaha milik daerah. Mendapat ruang partisipasi nyata dalam rantai bisnis proyek Masela yang ada dibumi Maluku tercinta. Beliau bahkan menyatakan siap menyampaikan langsung ke pemerintah pusat jika Maluku tidak dilibatkan secara proporsional.
"Sebutnya, Proyek Blok Abadi Masela merupakan salah satu proyek strategis nasional di sektor energi yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku. Kehadiran fasilitas shorebase dinilai penting untuk mendukung logistik, distribusi peralatan, hingga aktivitas operasional lepas pantai. Dirinya, optimistis kolaborasi Pelindo dan MEA menjadi keputusan bisnis yang tepat karena memadukan pengalaman pengelolaan pelabuhan dengan kepentingan daerah",jelasnya .

Untuk itu diharapkan kerja sama ini membuka peluang kerja, meningkatkan pendapatan daerah, dan memperkuat posisi Maluku sebagai pemain utama dalam pengembangan Masela. “Maluku harus dilibatkan secara serius, bukan hanya menyambut investasi, tapi menjadi bagian penting dari pergerakan ekonominya", tandas Lewerissa. Dan dari pantauan media ini, kita patut bersyukur atas kerja Gubernur lobi keluar banyak yang kini Maluku peroleh ujarnya.
'Hari ini Penandatangan kerja sama yang sangat berarti bagi Pemerintah Propinsi Maluku sebab Proyek Blok Abadi Masela merupakan suatu berkat yang tidak akan habisnya. Dan ini juga suatu pemberian berharga dikala kemarin (02/026) Gubernur boleh diberikan kasih ada diusia 58 tahun. Beliau telah berkarya kepada Maluku selama 365 hari dan Semesta menyatakan kuasanya untuk terus bangun Maluku par samua pung Bae.(MB-01)
Sumber : https://malukubersatu.com/gubernur-saksikan-pelindo-mea-teken-mou-shorebase-masela-tidak-boleh-jadi-penonton-detail-461967