Hunuth Dikunjungi Peserta Kursus Govermance And Public Policy For Sub-National

Hunuth Dikunjungi Peserta Kursus Govermance And Public Policy For Sub-National

Ambon,MalukuBersatu.Com,-Pemerintah kota Ambon pada Selasa (27/02/26) mendapat kunjungan dari para  Peserta Kursus Governance and Public Policy for Sub-National Government. Yang kunjungan itu berlangsung  di Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Post-course Workshop untuk Studi Singkat Tata Kelola dan Penyusunan Kebijakan Publik Pemerintah Daerah di Indonesia bagian Timur.

img-1769517332.jpgYang diselenggarakan oleh Australia Awards di Indonesia bekerja sama dengan SKALA, Program Kemitraan Australia–Indonesia untuk Akselerasi Layanan Dasar. Dimana kunjungan  bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam bidang kebijakan publik, digitalisasi, dan administrasi pemerintahan. Khususnya di wilayah Indonesia Timur. Sebanyak 27 peserta yang terdiri dari staf pemerintah pusat dan daerah ikut serta dalam kegiatan itu antara lain.

Bappenas, Kemendagri, Kemenkeu, Sekretariat Daerah, Bappeda/Bapperida, BRIDA, Inspektorat, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan. Dinas Sosial, Diskominfo, dan BPPK, sebelumnya, para peserta telah mengikuti program pembelajaran selama dua minggu. Di University of Queensland, Australia, pada 6–17 Oktober 2025. Dan desa Hunuth dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena merupakan salah satu dari 15 desa/negeri dampingan Yayasan Rumah Generasi

Mitra lokal Yayasan BaKTI dalam Program Kemitraan Australia–Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (Program INKLUSI).Sebagai pelaksana Program INKLUSI-BaKTI di Ambon, Yayasan Rumah Generasi bekerja sama dengan Pemerintah Kota Ambon dan OPD terkait. DPRD Kota Ambon, jurnalis/media, serta masyarakat melalui pengorganisasian masyarakat yang dikenal sebagai Kelompok Kerja (Pokja) Inklusi.

Di Desa Hunuth, Pokja Inklusi berperan aktif dalam mendampingi kasus-kasus kekerasan dan perlindungan sosial, serta terhubung langsung dengan pemerintah desa dan UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak) Kota Ambon. Pokja Inklusi juga telah diakui sebagai lembaga desa yang mendapatkan alokasi dana desa, melalui dukungan kebijakan Pemerintah Kota Ambon, khususnya DP3AMD (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Masyarakat Desa) Kota Ambon.

img-1769517542.jpgPokja Inklusi mendampingi dan membantu kelompok rentan dan marginal yang sebelumnya tidak terdata, tidak memiliki administrasi kependudukan, tidak menerima bantuan sosial pemerintah, serta belum tertangani oleh lembaga layanan. Selain itu, Pokja Inklusi juga menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam perencanaan dan penganggaran desa, karena terlibat aktif dalam proses pembentukan kebijakan di tingkat desa.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola berbasis data, Desa Hunuth juga mengembangkan Pangkalan Data Desa berbasis web yang didukung oleh Program INKLUSI bekerja sama dengan Perdikan-Insist Yogyakarta. Pangkalan data ini mencakup informasi kelompok rentan dan marginal, dan diharapkan selalu diperbarui agar dapat digunakan oleh pemerintah desa sebagai dasar perencanaan dan penganggaran desa yang lebih inklusif dan tepat sasaran.

Melalui kunjungan ini, para peserta diharapkan memperoleh pembelajaran praktis tentang praktik baik pembangunan inklusif di tingkat desa yang dapat direplikasi dan disesuaikan di daerah masing-masing.(MB-01)

Sumber : https://malukubersatu.com/hunuth-dikunjungi-peserta-kursus-govermance-and-public-policy-for-sub-national-detail-461420