Ambon,MalukuBersatu Com,-Bagian Protokol Pemerintah Kota Ambon yang dikomandai Hendrik Risakotta, pada hari ini Kamis (15/10/26) melakukan aksi kemanusiaan bagi bagi masker secara gratis bagi warga kota Ambon dan sekitarnya. Pembagian itu berlangsung pada tiga titik masing-masing seputaran depan kantor Balai Kota, tepatnya jalan Sultan Hairun. Seputaran jalan AY Patty sampai seputaran Masjid Al Fatah dan seputaran Gong Perdamaian.

Seluruh staf protokoler ditambah wartawan membagikan masker berjumlah 5000 buah untuk masyarakat kota Ambon. Baik untuk pengendara motor, mobil truk kendaraan umum dan pribadi jug a para tukang becak. Terlihat para penerima bantuan masker gratis sangat senang setiap kendaraan berhenti untuk dapatkan masker. Dan mengungkapkan terimakasih berterimakasih.
Terlihat dari pembagian itu, yang sangat penuh hikmah Kabag Protokoler Hendrik Risakotta turun langsung bagikan masker kepada masyarakat. "Sembari berikan pesan hati-hati dengan keadaan hari jaga diri gunakan masker kalau kuar rumah. Pembagian berlangsung pada pukul 10.00 WIT sampai dengan 110.00 WIT. Selesai pembagian masker mantan Lurah Uruteru itu bersukur semua boleh berjalan dengan baik", tuturnya.

saat wartawan mintai komentar biau menyatakan, langkah yang diambil hari ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena. Nomor 500.4/01/INSTRUKSI/2026, tentang langkah antisipatif dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan hahan serta Perlindungan kepada masyarakat Kota Ambon. Lanjutnya Kabut Asap itu sangat mengancam, jadi hari ini kami dari bagian Protokoler lakukan aksi menyasar masyarakat untuk bagi masker gratis.
Baik itu kepada pengendara roda dua, Pengemudi roda empat, sopir angkutan kota umum (angkot), tukang becak serta masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka. Di tengah ancaman asap akibat kebakaran yang terjadi belakangan ini, pembagian masker menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan perlindungan kepada masyarakat.

"Lanjutnya lagi, apa yang kita lakukan hari ini, untuk sama-sama saling mendukung, menjaga dan turut merasakan dampak dari kebakaran yang terjadi akhir-akhir ini. Sebab kita tahu bersama, upaya menghadapi dampak kebakaran membutuhkan kepedulian bersama. Perlindungan terhadap masyarakat menjadi perhatian penting ketika kabut asap yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari", ungkapnya.
Hingga melalui 5000 masker ini, Risakotta berharap masyarakat semakin waspada terhadap dampak kabut asap dan lebih memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di luar ruangan. Di juga pentingnya langkah antisipatif untuk mengurangi risiko paparan asap, terutama bagi warga yang beraktivitas di kawasan padat kendaraan.

"Di tengah kondisi seperti ini, masyarakat diharapkan ikut menjaga lingkungan dan menghindari pembakaran lahan yang dapat memperburuk kualitas udara serta mengancam kesehatan warga", sebutnya mengakhiri penyampaian keterangan kepada pers".(MB-01)