Ambon,MalukuBetsatu.Com,-Proses pendidikan pada tahun ajaran 2025/26 sudah hampir berakhir dengan diawali pengumuman kelulusan bagi peserta didik tingkat SMA dan sederajat. Terkait itu saat media ini menyapa Plt Kepala Sekolah SMA Negeri 20 Ambon ibu Jetty Latumaerissa, dengan penuh keramahan menyatakan. Untuk SMA N 10 Ambon, siswa yang ikut ujian sebanyak 172 dan semuanya lulus 100 persen dengan ketentuan yang kami gunakan.

Kehadiran siswa di sekolah minimal setiap hari, nilai rata rata untuk ijazah itu baik, kemudian menyelesaikan proses pembelajaran dari semester satu sampai dengan enam sesuai ketentuannya. Sembari sebut seharusnya ada 174 siswa tetapi duanya pindah ke daerah lain. Selanjutnya dengan keberhasilan siswa karena kami ini peroleh akreditasi A, maka peroleh jatah 40 persen untuk peroleh jalur prestasi masuk Perguruan Tinggi (PT).

Hingga ada 25 siswa berhasil masuk perguruan tinggi, sekarang ini para peserta didik sedang melaporkan diri untuk berproses di perguruan tinggi dan yang lebih banyak itu ada pada Universitas Pattimura. Lanjutnya saat saya diberikan kepercayaan kala itu oleh Pa James Leiwakabessy sebagai Plt Kepsek. Berusaha agar SMA N 10 dapat memberi warna pada setiap event pendidikan baik akademik maupun non akademik.
Berusaha dengan dana bosnas, sumbangan orang tua (komite) dan bersyukur prestasi anak didik semakin baik dan mulai kelihatan. Belum lama ini mereka ikut lomba bahasa inggris peserta sebanyak 200, dari kesian banyak itu. SMA Negeri 10 Ambon yang berlokasi di Latuhalat berhasil kantongi juara tiga dimana juara pertama SMA 2 dan juara dua SMA Negeri 1 Ambon. Selain disampaikan untuk non akademik SMA N 10 sudah banyak peroleh prestasi.
"Dengan demikian kedepan ini kami terus mengasah prestasi anak didik, sebutnya terlihat pada saat ikut festival pendidikan. Peserta didik tampil dengan baik dan setelah itu disebarkan diberbagai media sosial. Banyak yang telah simpatik dan terutama para siswa SMP yang siap ke sekolah lanjutan atas melirik SMA N 10. Sekarang ini kami juga telah menyiapkan diri untuk ikut sekolah google", tuturnya.
Dimana para guru telah ikut seleksi dan berhasil hingga telah peroleh sertifikat, kini kami menunggu kehadiran tim google untuk seleksi para siswa dan untuk itu butuh dana. Hingga kami sementara mendatangi pemerhati pendidikan salah satunya peroleh bantuan dari anggota DPRD propinsi Maluku pa Jhon Leipeny. Ada lagi Anggita DPRD Kota Ambon ibu Risna Risakotta, pa Tuhupuring serta selain itu pihak orang tua siswa.
Dan yang paling berikan perhatian bagi lembaga ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku dikomandai ibu kadis Dr Sarlota Singerin. Terus mendorong kami untuk bergerak maju benahi pendidikan dan harus jemput bola demi kemajuan sekolah kami. Dan kami merasakan apa yang dibuat ibu Kadis sangat baik dimana disiplin itu paling utama, suatu hal yang baik untuk kita harus benar disiplin sebab ada pada lembaga pendidikan.

"Kita sadari sungguh ada perbedaan maka kita harus berikan pengawasan yang lebih ekstra sebab ibu Kadis terus lakukan kontrol. Untuk itu kita harus menjemput bola dan cara yang kini Beta lakukan terus berikan pendampingan ke siswa dengan bakat yang ada pada mereka. Serta dalah satu yang terus jadi perhatian penting terus gembleng dengan pendidikan karakter'', tuturnya.
Hingga kami terus bangun kerjasama dengan siapa saja terutama para alumni agar dapat berikan terbaik untuk SMA N 10 Ambon. Saat dimintakan harapan Dewan guru bagi peserta didik yang tela lulus. "Prinsipnya sebagai pimpinan dan dewan guru bagi siswa yang sudah lulus harus berikan yang terbaik seperti masih di SMA.

"Kami bangga jika mereka lulus dan bisa ke perguruan tinggi atau di lapangan pekerjaaan negeri maupun swasta. Saat ketemu bekerja di swalayan kami senang dari pada hanya duduk dirumah menyusahkan orang tua. Ada yg kuliah tapi mereka menjual ikan dan lainnya. Kami pun merasa bangga krn mereka bisa mandiri mengingat kehidupan sekarang semakin susah. Beta bangga kalau ketemu siswa telah kerja contohnya di Indo Maret itu suatu Kebanggaan kami", tuturnya.
Sementara itu bagi siswa yg masih menuntut ilmu di bangku SMA N 10=Ambon, kami arahkan mereka untuk terus berjuang fokus kepada pelajaran. Mengasah skil mereka sehingga kedepannya mereka dapat lulus terbaik dan tidak susah untuk mendapatkan apa yang dicita-citakan.
Selain itu bangga mereka telah kuliah, seandainya ada kuliah terlibat ikut mencari ikan itu suatu cara terpuji. Sembari sebutkan sebab anak didik itu menggambarkan kita para guru sukses membimbing dengan baik dan tulus. Hal lain yang selalu katong lakukan doa, sembari tambahkan, sekolah berproses mulai dari Selasa sampai Kamis senam anak Indonesia hebat.

"Dilanjutkan berikan waktu 25 menit dia bersama sebelum mengikuti pelajaran, dan juga kita dekatkan siswa sebagai bagi dari pendidikan karakter ada kunci usbu dan kunci bulan. Akhir bincang dengan media ini, ibu Kepsek berharap pemerintah jangan lupa SMA N 10 yang ada di Latuhalat. Katong akan terus dukung dunia pendidikan akan biking Bae Par Maluku pung pung Bae", ujarnya.(MB-02)