Ambon,MalukuBersatu.Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) untuk tingkat sekolah menengah, SMA/SMK dan SLB pada Rabu (15)04/26) telah memasuki hari ke-tiga. Terkait dengan proses yang sangat luar biasa karena para siswa jelas XII akhiri masa pengabdian mereka di jenjang menengah. Saat media ini menyapa Kepala Sekolah SMA N XII Ambon Ibu Tea Adriansz menyangkut proses ujian disekolah yang dipimpinnya.

"Dengan penuh sukacita dikatakan Puji Tuhan untuk pelaksanaan ujian sekolah dari (13 -15/04/26) berjalan dengan aman, damai karena tidak ada kendala baik itu kelistrikan dan lainnya. Untuk diketahui jumlah siswa SMA N 12 yang ikut ujian sebanyak 279 peserta didik, namun sesungguhnya ada 281 anak didik tetapi satunya meninggal sebelum ujian dan yang satu kondisi keluarga ada di luar daerah sehingga kini yang ikut ujian 279', jelas Kepsek. .

"Jadi SMA Negeri 12 untuk tahun acara 2025-2026 yang ikuti ujian, 279 siswa dengan gunakan tiga sesi yang terbagi pada tiga ruangan. Karena fasilitas pelaksanaan ujian sekolah berbasis komputer yang tersedia tiga laboratorium komputer. Demikian nantinya sampai selesai dalam yang penjadwalan ujian selama11 hari. Dimana mulai dari (13-24/04/26). Dan sebelum awali ujian secara bersalam kami berdoa untuk sesuatu yang berarti ini", tandasnya.

Dan kami berterima kasih ujian dihari ketiga Ibu Kadis didampingi ibu Kabid PMPK, hadir untuk pantau jalannya ujian sekolah berbasis komputer. Di ujian ini kita gunakan pengawasan silang murni, guru dari sekolah lain mengawas di SMA N 12 Ambon, Sebaliknya guru kami mengawas di sekolah lain. Selanjutnya, untuk soal ujian dikombinasikan ada pilihan ganda dan juga uraian dan kami ini fleksibel.

"Selain itu yang paling kami utamakan dalam ujian ini adalah kejujuran dan integrasi. Karena itu merupakan modal utama bagi seorang peserta didik. Menyangkut ujiannya berbasis online kita mengunakan aplikasi pijar dan aplikasi ini sudah mulai dipakai semenjak pelaksanaan tes semester ganjil. Sampai sekarang pada ujian yang dilakukan anak-anak kelas XII dan juga murid kelas XII dan X yang jumlahnya 800 anak.

Diuraikan lagi dalam rangka ujian peserta didik telah peroleh pemantapan dan pembimbingan dari para guru mapel baik umum maupun pilihan. Untuk mengukur sejauh mana kesiapan siswa dilakukan try out dan pada kegiatan itu semua mata pelajaran diberikan. Sehingga dari hasilnya itu guru bisa mengukur sejauh mana anak-anak siap menghadapi ujian sekolah sebab ini terakhir. Dan untuk ujian tidak ada yang lagi mengulang, kecuali siswa dan harus dibuktikan surat keterangan dokter.

Langkah ini kami tempuh agar ketika siswa lulus benar-benar dia mampu untuk melanjutkan ketingkat yang lebih tinggi. Menyangkut ujian yang sementara berlangsung sebagai Kepsek Pengharapan saya, bagi peserta didikl kami harap jangan hanya pada hasil tetapi kompetensi juga mesti jadi perhatian. Sebab dengan hal itu maka bentuk karakter hingga pada lulus benar-benar benar siap masuk perguruan tinggi, sekolah kedinasan dan lainnya.
"Karena potensi seperti itu buat mereka siap bersaing diluar dengan siapa saja demi masa depan mereka. Tambahnya saya berikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan ibu Kepala Dinas yang luar biasa selalu mengontrol kami dalam persiapan ujian. Dan juga kepala bidang SMA yang selalu siap terima kami untuk berkoordinasi dalam berbagai hal dan para Kabid yang lain serta staf Dikbud"tutupnya.(MB-01)
Sumber : https://malukubersatu.com/kepsek-sma-n-12-279-siswa-disiapkan-dengan-try-out-sebab-jujur-amp-integritas-diutamakan-detail-462457