Ambon,MalukuBersatu.Com,-Bidang Kebudayaan yang dipimpin Rina Lappy di Dikbud Maluku, pada Selasa (19/10/26) menyelenggarakan HUT Kebudayaan tahun 2026. Dengan mengusung tema "Budaya maju Indonesia berdaya". Lappy sebagai ketua panitia pelaksana melaporkan perayaan hari kebudayaan tahun 2026 jatuh pada (17/10/26) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan pada Selasa (20/10/26).

Berlangsung di halaman kantor diikuti oleh seluruh ASN lingkup Dikbud, sebelum sampaikan laporan panitia kami bersyukur acara boleh digelar dengan semarak dan dihadiri ibu kepala dinas Dr Loce Singerin. Lanjutnya, Kegiatan dilakukan berdasarkan surat edaran Menteri Kebudayaan yang diharapkan laksanakan HUT Kebudayaan. Untuk itu maksud dan tujuan kegiatan ini yaitu.
"Sebagai wujud pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Maluku, serta sebagai momentum memperkuat jati diri budaya Maluku ditengah globalisasi. Dan tujuan acara kebudayaan untuk penguatan identitas nasional. Selain itu menjaga merawat dan meneguhkan nilai-nilai Pancasila serta semboyan Bhineka Tunggal Ika", ungkapnya.

Dikatakan, budaya sebagai identitas bersama bangsa Indonesia dengan demikian pelestarian budaya harus berkelanjutan untuk melindungi, mengembangkan dan membina kebudayaan tradisi. Adalagi untuk kembangkan bahasa daerah, seni serta pengetahuan lokal agar tidak punah ditengah arus modernisasi. Dan menumbuhkan rasa cinta kesadaran sejarah dan kebanggaan warisan leluhur kepada generasi muda dapat aktif melestarikannya.
Selain itu menyatukan ASN Dikbud Maluku terhadap pentingnya budaya yang konteksnya begit. Kami panitia siapkan berbagai rangkaian acara, pertama perbaikan situs budaya di bandara Neira. Kedua kunjungan ke salah satu maestro seni bapak Carolus, ketiga pembersihan lokasi cagar budaya yaitu meriam di Kota Ambon. Keempat kerja bakti bersama di Museum Siwalima serta kelima selenggarakan beberapa lomba.

Dengan melibatkan seluruh ASN Dikbud yaitu sambung lirik, dansa koran, keku buah, kemalukuan dan terakhir nonton bareng siswa SMA/SMK/SLB. Se-kota pada Rabu (21/10/26) bertempat di UPTD Taman Budaya. Untuk kegiatan ini sumber yang kami dapatkan dari dukungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku. Serta kerjasama dengan UPTD Taman Budaya dan UPTD Museum Siwalima.
"Saya mengakhiri laporan dengan memohon maaf kepada ibu Kadis serta seluruh hadirin yang hadir. Disadari kegiatan ini masih banyak kekurangan baik dari segi pelayanan maupun fasilitas. Dikesempatan ini saya mengambil kutipan dari bapak pendidikan Ki Hajar Dewantara "kebudayaan adalah dasar dari pendidikan tanpa budaya pendidikan akan mati".

Menutup laporan ini kami dari panitia sampaikan terimakasih kepada
ibu Kepala Dinas Dr Loce Singerin, telah memberikan dukungan penuh sangat berarti. Hingga dapat terlaksana HUT Kebudayaan tahun 2026, selain itu juga bagi semua pihak yang telah membantu tanpa pamrih. Mari katong semua lestarikan budaya untuk Dikbud dan Maluku pung Bae, selanjutnya selesai pemukulan tiga ole ibu Kadis dilanjutkan dengan Polones yang bagian dari budaya Maluku.(MB-01)