Ambon,MalukuBersatu.Com,-Satu tahun kepemimpinan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur. Sangat mendapat perhatian dari para tokoh agama, mereka hadir diacara syukuran untuk terus berikan dukungan kepada keduanya. Dan acara syukur satu tahun kepemimpinan yang berlangsung dirumah dinas pada pukul 17.00 WIT bertepatan dengan berbuka dibulan suci ramadhan yang memasuki hari kedua. Sehingga Ketua MUI Maluku, Ustad Abdullah Latuapo berkesempatan sampaikan tauzia.

"Dirinya mengatakan, satu tahun perjalanan Gubernur dan Wakil Gubernur merupakan sesuatu yang masih seumur jagung. Namun keduanya sudah perlihatkan berbagai pekerjaan yang sangat baik untuk Maluku. Dan masih terus melakukan berbagai pembangunan yang ada di 11 Kabupaten/Kota serta baru saja lakukan pelantikan eselon dua. Untuk membantunya bekerja di dinas Masing-masing untuk bangun Maluku", tuturnya.
Sehingga sangat meminta seluruh komponen masyarakat Maluku membantu terutama menjaga keamanan dilingkungan masing-masing. Lebih dari itu sama-sama menjaga ikatan persaudaraan pela gandong diantara orang basudara. Apalagi sekarang ini katong semua ada dalam dua moment keagamaan yang sangat penuh sukacita, perlu jadi perhatian yaitu Minggu Sengsara Kristus. Dan satunya lagi ada dalam suasana bulan suci Ramadhan.

Dimana kita sebagai orang Basudara mesti memahami hidup dalam kebersamaan untuk sangat berarti. Jalani semuanya dengan ungkapan syukur jauhkan diri dari tindakan tidak terpuji. "Kami para pimpinan umat sangat berharap kita semua saling menghargai satu dengan lainnya dan dukung kepemimpinan Lewerissa dan Vanath", harapnya

“Jangan terpancing dengan isu-isu provokatif terutama isu SARA yang akan memecahkan hidup orang basudara. Mari sama-sama menjaga situasi keamanan di Maluku yang sudah baik ini. Sembari diakui, walaupun masih ada letupan-letupan kecil di sana-sini tapi dapat dikendalikan atas kerjasama semua pihak. Membuat Maluku tetap aman dan kondusif, sekali lagi kami para pimpinan umat mohon dukungan semua Basudara Maluku par Maluku pung Bae", tutupnya akhiri tausiahnya.(MB-01)