Ambon,MalukuBersatu.Com,-Ketua MKKS Kota Ambon, Lanny Laturiuw, kepada kedia ini Rabu (05/02/25) menyatakan, siap betproses dengan ujian. Sebutnya, MKKS sudah persiapkan seluruh kepsek se-Kota Ambon untuk siapkan peserta didik hadapi ujian praktek dan ujian Sekolah. Dengan menurunkan petunjuk teknis yang sudah digodok bersama-sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku secara resmi.
Lanjutnya, sekolah-sekolah dikota Ambon dan mungkin diluar yang ada di 11 Kabupaten/kota siap mengikuti petunjuk teknis untuk dikembangkan pada sekolah masing- masing. Sebutnya lagi di propinsi Maluku khususnya kota Ambon masih banyak sekolah yang gunakan Kurikulum 2013. "Di kota Ambon hanya tiga sekolah yang telah gunakan kurikulum Merdeka yaitu SMA Kristen, SMA Xaverius dan SMA N 1 Ambon", tutur ibu yang sangat penuh senyum dan akrab dengan pers itu.
Sedangkan sekolah lain masih ujian K13 karena itu maka petunjuk teknis masih bersifat umum kepada pelaksana K13, untuk kurikulum merdeka menyesuaikan dengan mata mata pelajaran ujian praktek maupun ujisn sekolah. Dikatakan K 13 masih mengenal program jurusan seperti IPA, IPS tapi kurikulum merdeka itu dikenal dengan mata pelajaran pilihan. Sembari jelaskan untuk ujian sekolah waktunya sama diseluruh Maluku dengan melihat juknis.
Sebutnya, proses pelaksanaan ujian pada K13 lebih banyak diatur Juknis sedangkan kurikulum merdeka tanggal tetap tapi kami menyesuaikan subtansi. Dan yang unik tahun ini ujian gunakan pengawas silang, )tujuannya supaya kami dapat menjaga integritas ujian walaupun ujian itu diselenggarakan oleh sekolah. Tetapi kita menjaga wibawa ujiannya.
Karena itu kami berkolaborasi dan sepakat dengan teman teman kepsek dan mengajukan ke dinas supaya pengawasnya silang seperti contoh SMA Kristen diawasi pengawas dari sekolah lain. Demikian juga sekolah yang lain dan semuanya itu kami siapkan anggaran sesuai ketentuannya dari pengunakan bosnas. Selain itu peraturan Gubernur yang berlaku terutama mengenai transportasi guru karena mengawas disekolah lain.
Ini salah satu cada yang kita dorong untuk persiapan ujian, mudah mudahan pelaksanaan dapat terlaksana tepat waktu mengingat bulan Maret itu bulan Puasa. Hingga sudah ada penentuan waktu ujian dilaksanakan pukul 08.00 WIT dan selesai sebelum pukul 12.00 WIT. Karena disesuaikan dengan peserta didik yang jalankan ibadah puasa agar mereka laksanakan ibadah puasa dengan baik.
Saat ditanyakan antara ujian K13 dan merdeka prosesnya tidak ada masalah. Kalau substansi tidak ada masalah, karena para guru yang dikirimkan ke MGMP mereka tahu buat kisi kisi soal. Saat dikembalikan ke sekolah satuan Pendidikan masing- masing guru guru disekolah sudah mampu merancang atau mengembangkan kisi kisi itu menjadi soal-soal yang bervariasi, diharapkan seperti itu. Karena tahun ini saya betharal para guru kawal sistim ujian berbasis on line, tidak lagi gunakan kertas.
Supaya anak anak berkarakter, menjaga kejujuran dimana prestasi penting jujur nomor satu. Jadi walaupun mengejar prestasi tetapi harus jaga integritas yaitu kejujuran. Makanya sekarang ini dibuat pegawas silang dan on line dan mesti serentak. Kami akan sampaikan ke Pj Kadis kalau boleh ujian sekolah berlangsung secara serentak.
Dalam artian 11 Kabupaten/kota secara sertakan mengikuti pelaksanasn ujian. Dengan demikian sebagai ketua MKKS saya berharap, pelaksanaan ujian kali ini harus benar-benar kita menjunjung tinggi integritas dari ujian tersebut. Karena terkesan diluar sana inikan ujian sekolah jadi sekolah yang mengatur itu betul. Tetapi kami ikuti norma norma aturan dalam ujian aga anak anak jalankan ujian benar-benar adalah ujian.(MB-01)