Ambon,MalukuBersatu.Com,-SMA Negeri 1 Ambon, yang kini dipimpin Kepsek Lanny Laturiuw pada Jumaat (23/10/26) menerima kunjungan sejarawan dari negeri Belanda Dr Hary Tupan. Seorang musiologi, kehadirannya di Maluku/Kota Ambon karena kerjasama dengan Pemerintah Propinsi dalam yang berkaitan dengan UPTD Museum Siwalima. Dan beliau berkeinginan kunjungan salah satu SMA di kota Ambon.

"SMA N 1 Ambon berkesempatan mendapat kunjungan luar biasa itu, Kepada media Kepsek Laturiuw Laturiuw menyatakan. Bersyukur serta berterimakasih atas kunjungan yang sangat miliki arti penting BAGI SMA N 1 Ambon. Lanjutnya topik yang dibicarakan yaitu, soal bagaimana kita mengedepankan budaya sebagai identitas diri orang Maluku yang kesemuanya itu ada pada Museum Siwalima", jelas Laturiuw.
Beliau angkat museum Siwalima sebagai tempat menyimpan benda bersejarah, berikan edukasi bagi para siswa SMA N 1 Ambon harus mencintai budaya Maluku dan sering berikan waktu berkunjung ke museum. Selain itu perkenalkan berbagai museum yang ada didunia dari pertemuan itu terbangun dialog. Ada anak-anak berikan pertanyaan, bertanya bagaimana terhadap karya-karya yang mereka buat apa bisa dipameran.

Disebut, Belanda selalu bikin kegiatan itu ditahun kemarin gelar kegiatan bertopik "menyala" mengedepankan budaya Maluku hal-hal yang berhubungan dengan museum. Bagi saya ini suatu yang baik karena kebanyakan anak-anak kita minim pengetahuan. Dan ini akan buat anak-abak termotivasi untuk menjadikan museum sebagai sumber belajar.
Pada kesempatan itu para guru Sejarah hadir dampingi peserta didik dan siswa yang ikut bilingual sebab beliau tidak fasik bahasa Indonesia tapi bisa berbahasa Inggris. Saya benar-benar berterima kasih sekali atas kunjungan ini mudah-mudahan bermanfaat bagi anak-anak kedepan. Mereka hanya satu jam bercerita tentang bagaimana pentingnya kita menguasai budaya kita sebagai identitas diri.

Orang Maluku miliki begitu banyak budaya dan budaya lokal akan dapat mendorong pembentukan karakter anak-anak Maluku. Saat dimintai harapan ibu kepsek, saya sampaikan ke beliau ada waktu belajar bersama secara online. Namun kesibukannya sangat tinggi, tetapi karena telah kerjasama dengan Pemprov, berarti beliau akan hadir lagi ke Maluku.
"Sehingga kami optimis mungkin kedepan seandai kembali ke Maluku dan Kota Ambon akan bisa melibatkan anak-anak yang ada pada sekolah SMA Negeri 1 Ambon dalam berbagai karya beliau. Terimakasih pa Tupan untuk kehadirannya ke SMA N1 Ambon walaupun hanya satu jam namun sangat berarti bagi keluarga besar SMA N 1 Ambon", ungkap kepsek.

(MB-01)