Ambon,MalukuBersatulu.Com,- Umar Lessy, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi dalam menegaskan. Partai Golkar solid untuk Ketum Bahlil Lahadalia, Isyu Musdalub untuk gantikan Bahlil itu datang dari orang tidak bermoral. Dan Soliditas, kesetiaan seluruh kader Partai Golkar terhadap kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia luar biasa. Umar membantah isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang belakangan beredar melalui poster digital di media sosial.

Ia menyebut informasi tersebut sebagai kabar bohong yang sengaja diembuskan pihak-pihak tertentu untuk mengganggu kekompakan internal partai berlambang pohon beringin itu. “Saya ingin pastikan kepada seluruh kader dan masyarakat bahwa isu Munaslub itu hoaks. Kami melihat ada pihak yang mencoba mengganggu soliditas Partai Golkar",tuturnya.
"Dikatakan dengan tegas, kondisi internal partai saat ini solid dan berjalan positif. Pernyataan tersebut disampaikan Umar di sela-sela kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar Maluku. Ia menegaskan, seluruh jajaran kepengurusan, kader, dan simpatisan tetap berada dalam satu barisan untuk mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia", ungkap Ketua DPD yang juga mantan wartawan itu. .

“DPD Golkar Maluku tegak lurus di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia. Kami fokus bergerak bersama, menjaga soliditas, dan menjalankan roda organisasi demi kejayaan Partai Golkar,” tegasnya. Jadi isyu Munaslub Dinilai Tidak Perlu Ditanggapi Serius, Umar menilai kemunculan isu Munaslub di media sosial sebagai ulah pihak yang tidak bertanggung jawab.
Menurutnya, hingga saat ini tidak ada gejolak berarti dalam tubuh Partai Golkar. Dinamika yang berkembang justru berkaitan dengan upaya kader memberikan kontribusi terbaik bagi partai dan masyarakat. “Itu perbuatan orang iseng, orang kurang kerjaan, jadi tidak perlu ditanggapi secara seriuslah,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat dan konstituen yang ingin mengetahui kondisi sebenarnya di internal Golkar agar berkomunikasi langsung dengan para pengurus dan kader di setiap tingkatan, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPD provinsi, DPD kabupaten/kota, hingga pengurus di tingkat kecamatan dan desa.
Umar memastikan kader Golkar terbuka terhadap masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan maupun dinamika organisasi. Karena itu, ia berharap publik tidak mudah terhasut oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.“Saya tegaskan sekali lagi, Golkar solid, tidak ada itu Munaslub. Isu itu perbuatan orang iseng yang kurang kerjaan,” tandasnya.
Konsolidasi Organisasi dan Fokus Kerja untuk Rakyat
Lebih lanjut, Umar menjelaskan bahwa Partai Golkar saat ini tetap menjalankan konsolidasi organisasi secara berjenjang. Konsolidasi dilakukan mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan rukun tetangga (RT). Menurutnya, sebagai partai yang telah melewati perjalanan panjang dan berbagai dinamika politik nasional.
Golkar memiliki mekanisme organisasi yang jelas sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Mekanisme tersebut menjadi pedoman yang wajib dipatuhi seluruh kader. Umar juga menilai kepemimpinan Bahlil Lahadalia memberikan arah yang jelas bagi konsolidasi partai. Ia menyebut peningkatan hasil survei Golkar sebagai salah satu indikasi positif penerimaan masyarakat terhadap kepemimpinan partai saat ini.

“Kader di Maluku siap menjadi garda terdepan dalam mengawal setiap program dan arahan Ketum Bahlil Lahadalia. Fokus kita adalah kerja nyata untuk masyarakat dan menjaga kesatuan partai,” tukasnya. Ia menegaskan, DPD Partai Golkar Maluku akan terus menjaga suasana internal tetap kondusif. Serta menyelaraskan kerja politik di daerah dengan agenda nasional DPP.
Bagi Golkar, soliditas organisasi dan kerja nyata untuk masyarakat menjadi prioritas dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.wtu.com,- – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar Lessy, menegaskan soliditas dan kesetiaan seluruh kader Partai Golkar terhadap kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Umar membantah isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang belakangan beredar melalui poster digital di media sosial.
Ia menyebut informasi tersebut sebagai kabar bohong yang sengaja diembuskan pihak-pihak tertentu untuk mengganggu kekompakan internal partai berlambang pohon beringin itu. “Saya ingin pastikan kepada seluruh kader dan masyarakat bahwa isu Munaslub itu hoaks. Kami melihat ada pihak yang mencoba mengganggu soliditas Partai Golkar. Kondisi internal partai saat ini solid dan berjalan positif,” ungkap Umar di Ambon, Sabtu (7/11/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Umar di sela-sela kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar Maluku. Ia menegaskan, seluruh jajaran kepengurusan, kader, dan simpatisan tetap berada dalam satu barisan untuk mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia. “DPD Golkar Maluku tegak lurus di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia. Kami fokus bergerak bersama, menjaga soliditas, dan menjalankan roda organisasi demi kejayaan Partai Golkar,” tegasnya.
Isu Munaslub Dinilai Tidak Perlu Ditanggapi Serius
Umar menilai kemunculan isu Munaslub di media sosial sebagai ulah pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, hingga saat ini tidak ada gejolak berarti dalam tubuh Partai Golkar. Dinamika yang berkembang justru berkaitan dengan upaya kader memberikan kontribusi terbaik bagi partai dan masyarakat.“Itu perbuatan orang iseng, orang kurang kerjaan, jadi tidak perlu ditanggapi secara seriuslah,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat dan konstituen yang ingin mengetahui kondisi sebenarnya di internal Golkar agar berkomunikasi langsung dengan para pengurus dan kader di setiap tingkatan, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPD provinsi, DPD kabupaten/kota, hingga pengurus di tingkat kecamatan dan desa.Umar memastikan kader Golkar terbuka terhadap masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan maupun dinamika organisasi.

Karena itu, ia berharap publik tidak mudah terhasut oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.“Saya tegaskan sekali lagi, Golkar solid, tidak ada itu Munaslub. Isu itu perbuatan orang iseng yang kurang kerjaan,” tandasnya.
Konsolidasi Organisasi dan Fokus Kerja untuk Rakyat
Lebih lanjut, Umar menjelaskan bahwa Partai Golkar saat ini tetap menjalankan konsolidasi organisasi secara berjenjang. Konsolidasi dilakukan mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan rukun tetangga (RT). Menurutnya, sebagai partai yang telah melewati perjalanan panjang dan berbagai dinamika politik nasional.
Golkar memiliki mekanisme organisasi yang jelas sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Mekanisme tersebut menjadi pedoman yang wajib dipatuhi seluruh kader.Umar juga menilai kepemimpinan Bahlil Lahadalia memberikan arah yang jelas bagi konsolidasi partai. Ia menyebut peningkatan hasil survei Golkar sebagai salah satu indikasi positif penerimaan masyarakat terhadap kepemimpinan partai saat ini.

“Kader di Maluku siap menjadi garda terdepan dalam mengawal setiap program dan arahan Ketum Bahlil Lahadalia. Fokus kita adalah kerja nyata untuk masyarakat dan menjaga kesatuan partai,” tukasnya.Ia menegaskan, DPD Partai Golkar Maluku akan terus menjaga suasana internal tetap kondusif serta menyelaraskan kerja politik di daerah dengan agenda nasional DPP.
Bagi Golkar, soliditas organisasi dan kerja nyata untuk masyarakat menjadi prioritas dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.(MB-01)
Sumber : https://malukubersatu.com/lessy-isyu-musdalub-itu-kerjaan-orang-tidak-bermoral-partai-golkar-solid-untuk-ketum-bahlil-detail-465349