Ambon,MalukuBersatu.Com-Prihe Slamatin Letlora, Kepala Seksi Penyajian Apresiatif Seni dan Budaya dalam laporannya menyatakan. UPTD Taman Budaya sebagai perpanjangan tangan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terus berikan perhatian terhadap seni dan budaya dibumi Maluku. Lanjutnya, pada Senin (03/08/26) selenggarakan workshop seni musik tahun 2026 yang merupakan kegiatan bermanfaat bagi pegiat seni.

Untuk itu kita patut bersyukur kepada TYME atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Letlora sebut, mengembangkan telenta-talenta Maluku sangat mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan daerah. Dimana Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia. Dengan kebebasan itu masyarakat memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya.
Yang mana pemajuan Kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu. Tetapi sebagai aset strategis untuk masa depan, salah satunya adalah mewujudkan Indonesia Emas 2045. Program dan kegiatan dilakukan berasas pada penguatan kapasitas talenta termasuk didalamnya potensi para pelaku budaya.

"Lanjutnya, pemerintah peduli seniman dan budayawan dengan cara memberi ruang bagi pengembangan ekspresi seni dan kreativitas generasi muda. Di sisi lain, Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya (MTN Seni Budaya) adalah program prioritas nasional yaitu. Desain Besar Manajemen Talenta Nasional yang dikelola Kementerian Kebudayaan. MTN Seni Budaya hubungkan talenta dengan berbagai peluang pengembangan kapasitas dan akses pasar", terang Letlora
Baik nasional maupun global dimana arah Kebijakannya adalah perluas kumpulan bakat (talent pool) dan memperbaiki mekanisme akuisisi Talenta. Perkuat intervensi pembinaan serta fasilitasi Talenta, sediakan sarana dan prasarana esensial manajemen Talenta. Tingkatkan sinergi pendanaan, tata kelola kelembagaan, dan koordinasi pelaksanaan MTN. Juga perkuat tata kelola keberlanjutan siklus manajemen Talenta.

Dengan sasaran yang ingin dicapai yaitu, tingkatkan jumlah dan kualitas Talenta di bidang Seni Budaya yang kreatif, kritis, konsisten berkarya. Dan berkontribusi bagi pemajuan kebudayaan nasional. Tingkatkan rekognisi internasional terhadap Talenta di bidang Seni Budaya. Serta penyelenggaraan ajang dan non ajang Seni Budaya berkelas internasional di Indonesia.
Langkah Strategis dari MTN antara lain hadirkan suatu sistem pendataan talenta (talent pool) yang lebih komprehensif dan bisa dimanfaatkan oleh publik luas. Menyusun projektor pembinaan talenta yang lebih terukur, berkelanjutan, selaras dengan perkembangan ekosistem masing-masing bidang seni budaya. Mengembangkan metode peningkatan kapasitas talenta seni budaya.

Yang sesuai dengan kebutuhan dan relevan dengan perkembangan dunia global hari ini. Memberdayakan berbagai inisiatif publik yang ada untuk menjadi pusat pembibitan talenta seni budaya, olehnya. Workshop Seni Musik Tahun 2026 bertajuk, Harmoni Talenta Beta adalah salah satu bentuk kegiatan pembibitan Talenta. Melibatkan para Musisi muda Maluku sebagai wujud ekspresi dan apresiasi.
Untuk tetap ada menenun talenta mereka di dunia seni, sesungguhnya tujuan yang ingin dicapai dari Workshop Seni Musik Tahun 2026 adalah. Menjadi wadah ekspresi dan kreasi bagi para seniman dan musisi Maluku. Melestarikan dan mengembangkan musik tradisional, seperti Totobuang, Tifa, dan musik-musik rakyat lainnya.
Dorong inovasi musik daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Perkuat peran generasi muda dalam pelestarian nilai-nilai budaya Maluku melalui seni musik. Tingkatkan pariwisata budaya dengan memperkenalkan kekayaan musikal Maluku kepada masyarakat luas. Perlu kami sampaikan bahwa dari Workshop Seni Musik Tahun 2026 adalah. Ke-30 peserta akan mengembangkan talentanya melalui beberapa garapan komposisi musik.

Dan nantinya ditampilkan pada Konser Musik di bulan Oktober 2026 yang akan datang. Dan seluruh pembiayaan kegiatan ini bersumber dari Dana Alokasi Non Fisik Bantuan Operasional Penyelenggaran Taman Budaya. Yang diberikan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Kami berterimakasih kepada Kementerian Kebudayaan RI yang telah memfasilitasi DAK Nonfisik BOP Taman Budaya selama ini. Kadikbud Maluku Dr S Singerin.
Karena selalu memberikan perhatian, dukungan dan arahan kepada kami untuk peningkatan pemajuan kebudayaan di daerah Maluku. Dan Plh UPTD Taman Budaya Fence, atas segala dukungan dan arahan demi pelaksanaan tugas-tugas kami yang lebih baik dan sistemik. Dan Kepada para Narasumber Bung Igor Sopamena, Bung Rido Kainama bersedia bagi ilmu.

Kepada semua peserta Workshop dan semua pihak yang telah membantu kami panitia ucapkan terimakasih karena dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.(MB-01)