Ambon, MalukuBersatu.Com,- Ujian Sekolah untuk jenjang menengah SMA/SMK/SLB kini memasuki hari ketiga, terkait itu Rabu (12/03/25) saat dimintai komentar Kepsek SMK N 6 Ambon. Edo Luturmas yang sangat dekat dengan wartawan diruang kerjanya menyatakan, bicara soal pendidikan membutuhkan sebuah perhatian dari semua komponen terutama pemerintah Daerah dalam hal ini Dikbud Maluku.
Karena merupakan dinas teknis yang membawahi SMK, SMA dan SLB dilingkup pemerintah propinsi termasuk SMK N 6 Ambon. Lanjutnya, pendidikan bagian dari Sistim Nasional yang membutuhkan berbagai pola pendekatan, dalam ujian akhir bagi siswa kelas XII. Kita patut bersyukur pelaksanaan US boleh berlangsung yang pembukaan secara on line. Telah dibuka oleh Pj Kadis, Ul Joisangadji yang terpusat pada SMA Kristen Ambon Senin (19/03/25) pukul 08.00 Wit.
Hal itu sebut Luturmas, sebagai suatu langkah bijak dan itu sebagai spirit dan motivasi bagi para siswa yang di dalamnya SMK N 6 Ambon. Dimana semuanya telah mempersiapkan diri untuk ikut ujian, untuk kami disekolah ada enam Kompetensi kejuruan yaitu pekerjaan sosial, multi Media, akutansi kelembagaan, pelayanan kesehatan, teknologi laboratorium medik dan teknklogi farmasi. Sebagai pimpinan saya sangat bersyukur, puji Tuhan anak anak yang berjumlah 225 telah ikut ujian mulai dari hari pertama sampai hari ketiga dengan segala baik tanpa gangguan.
Dimana pelaksanasn ujian mulai pukul 08.00 WIT dan berlangsung secara on line. Kita gunakan tiga ruang dan tiga sesi, setiap sesi dua mata pelajaran, lanjutnya sebagai insan yang beriman kami mohon dukungan doa termasuk para jurnalis. Dikatakan, pers miliki andil sangat besar untuk dunia pendidikan, karena berikan perhatian dan pengawasan yang sangat berarti. Tambahnya tahun ini jumlah siswa lebih banyak dari tahun kemarin 216.
Itu dikarenakan, berkat peluang SMK N 6 sebagai SMK Pusat Keunggulan yang ditetapkan oleh kemendikbud sejak tahun 2022. Dan kini telah memasuki tahun keempat sehingga sesuai formasi kami mesti berikan auput dari program Pusat Keunggulan. Itu berarti harus mencari kegiatan berkaitan dari dampak Pusat Keunggulan mesti pengimbasan ke sekolah lain. kita butuhkan kolaborasi saling mendukung, kerjasama dengan industri. Sebab SMK tanpa industri bukan SMK karena berkaitan dengan vokasi.(MB-01)