Ambon,MalukuBetdwtu.Com,–Dengan semakin maraknya berbagai kebijakan yang terjadi belakangan ini, membuat wakil rakyat angkat bicara salah satunya Wakil ketua I DPRD kota Ambon Geral Mailoa. Dirinya menilai kebijakan pemerintah pusat, khususnya yang berkaitan dengan dana transfer ke daerah, harus tetap dijaga. Agar tidak mengalami pengurangan yang dapat berdampak pada pembangunan di daerah.

Menurutnya, sebagian besar kebutuhan daerah masih bergantung pada transfer dana dari pemerintah pusat. Karena itu, setiap kebijakan yang mengurangi alokasi anggaran berpotensi mempengaruhi pelaksanaan program pembangunan. "Kalau sampai dana transfer dipotong, tentu akan berdampak. Sebab banyak kebutuhan daerah masih bergantung pada pemerintah pusat," ungkapnya.
Lanjutnya kepada wartawan di kantor DPRD kota Ambon, Selasa (14/7/26) diketahui bersama sekarang ini kondisi ekonomi nasional tengah menghadapi berbagai tantangan. Namun demikian, pemerintah diharapkan mampu mengambil langkah-langkah yang tepat agar situasi tersebut tidak semakin membebani daerah. Menanggapi maraknya kasus korupsi yang terjadi di tingkat pusat, Mailoa menegaskan bahwa tindakan korupsi merupakan tanggung jawab individu.
Yang melakukannya dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun karena jelas itu sangat merugikan negara. Lanjutnya, sumber daya alam dan seluruh kekayaan yang dimiliki Indonesia pada hakikatnya merupakan milik rakyat. Sehingga harus dikelola secara bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat. Dengan demikian Mailoa berharap Indonesia tetap mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada dan tidak terjebak dalam pesimisme.
"Ya mudah-mudahan jangan sampai Indonesia menjadi suram, kita semua tentu berharap kondisi bangsa ini semakin baik ke depan. Dan harus diakui sekarang ini keadaan Indonesia sedang tidak baik-baik saja," .(MB-01)
Sumber : https://malukubersatu.com/mailoa-soroti-dampak-kebijakan-transfer-pusat-dan-kasus-korupsi-terhadap-daerah-detail-463796