Maspaitella : Sagu Menjadi Prioritas Unggulan Bangun UMKM Di Negeri Rutong Untuk Kesejahteraan

Maspaitella : Sagu Menjadi Prioritas Unggulan Bangun UMKM Di Negeri Rutong Untuk Kesejahteraan

Ambon,MalukuBersatu.Com, Negeri Rutong memiliki kekayaan alam luar biasa yang diberikan Tuhan untuk dikelola oleh anak cucu. Terkait hal itu saat pers memintakan komentar Raja Negeri Rutong Reza Valdo Maspaitella  di lokasi wisata Sagu. Usai  peringatan Hari Raja ke-6 dan juga hari Sampah Nasional pafa  Sabtu, (28/02/26)  mengatakan. Menyangkut sagu kedepan pengembangan Ekowisata sagu menjadi perhatian Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon.

img-1772347014.jpg

Di mana  pemerintah Negeri Rutong, terus memacu pengembangan kawasan hutan sagu sebagai ikon ekowisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Raja katakan,  satu sebagai proyek komprehensif menjadi prioritas utama meski saat ini progres fisik baru mencapai sekitar 15 persen dari total rencana besar yang ditetapkan. Dengan senyum khasnya Reza jelaskan, pengembangan tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga aksesibilitas.

Saat ini, pembangunan jalur akses sepanjang 1 kilometer sedang dikerjakan guna mempermudah mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi sagu ke pasar. Tidak hanya  jalan, sejumlah fasilitas pendukung seperti spot istirahat jadi perhatian untuk  kenyamanan wisatawan. Walaupun dalam pekerjaannya Pemerintah Negeri menghadapi tantangan terutama soal  anggaran terkait pemilihan material bangunan.

img-1772347062.jpg

Hingga berkaca dar evaluasi maka kini langkah  yang kami ambil guna menjamin keberlangsungan fasilitas ekowisata yaitu dalam waktu jangka panjang. “Kami berkomitmen terus bekerja keras mencapai target, hutan sagu memiliki potensi besar untuk mendukung kehidupan masyarakat maka apapun konsekuensinya harus terus  dikelola secara lestari,” ujar Valdi.

Kedepannya, hutan sagu Rutong diproyeksikan sebagai sumber pendapatan daerah melalui skema karbon kredit. Dan juga sebagai objek wisata,  Integrasi antara pelestarian alam dan pemanfaatan ekonomi ,ini diharapkan menjadi model pengelolaan hutan adat yang modern di Kota Ambon. Selain itu pemerintah Negeri Gandeng Mitra Internasional, untuk Kembangkan Konservasi Bahari Berbasis Karbon

" Kini Negeri Rutong mulai menjajaki teknologi konservasi laut modern untuk memperkuat potensi wisata bahari dan menjaga ekosistem pesisir. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menjalin kerja sama dengan pihak Bluesting dari Kolombia. Menyangkut  uji coba pengembangan terumbu karang (coral) dan pemanfaatan alga merah di perairan setempat", jelasnya. 

img-1772347372.jpg

Dimana, konservasi ini mengkombinasikan aturan adat (Sasi) dengan teknologi terkini, yang fokus utamanya adalah perlindungan hutan mangrove adat. Yang diperkirakan sudah ada sejak abad ke-10., mangrove tersebut memegang peranan vital sebagai benteng pantai.untuk habitat biota laut yang bernilai ekologis tinggi berkembang biak. Dan Teknologi alga merah yang diuji coba tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem bawah laut.

Tetapi juga berfungsi menyerap karbon dioksida (CO2) secara efektif,  Reda alga ini membuka peluang bagi Negeri Rutong untuk mendapatkan pendapatan tambahan melalui sistem kredit karbon global. "Selain alga, upaya restorasi terumbu karang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata bawah laut Rutong. Dengan ekosistem yang sehat, wisatawan akan disuguhi pemandangan alam yang asri", ungkap Raja.

img-1772347429.jpg

Sementara disisi lain masyarakat lokal mendapatkan manfaat ekonomi dari sektor pariwisata yang berkelanjutan. Strategi ini dirancang untuk memberikan manfaat ganda: melindungi lingkungan laut dari dampak perubahan iklim. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. Reza optimistis, perpaduan antara kearifan lokal Mangrove Adat dan teknologi internasional akan menjadikan Rutong sebagai pionir konservasi bahari di Maluku.(MB-01)

Sumber : https://malukubersatu.com/maspaitella-sagu-menjadi-prioritas-unggulan-bangun-umkm-di-negeri-rutong-untuk-kesejahteraan-detail-461938