OJK Gelar Maluku Bastori Berkolaborasi dengan BSI & Pegadaian Libatkan pers Sebagai Mitra

OJK Gelar Maluku Bastori Berkolaborasi dengan BSI & Pegadaian Libatkan pers Sebagai Mitra

Ambon,MalukuBersatu,Com,-Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Rabu (11/03/26) OJK Bastori dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara OJK dan insan pers. Kegiatan berlangsung penuh hikmah dengan hadirkan pembicara dari BSI dan Pegadaian Ambon untuk saling berdialog membuka wawasan tentang bank syariah dan pegadaian. Sebelum kegiatan berlangsung pimpinan OJK Muhamad Yusuf Andi sampaikan sambutan dengan menyatakan.

img-1773323769.jpg

"Saya sangat bersyukur dapat bertemu lagi dengan para wartawan Maluku yang sangat membantu kita dalam menyiarkan berita. Lanjutnya, selain OJK ada industri jasa keuangan lainnya seperti  pasar modal di KMB, termasuk melaksanakan  tugas dan dalam konteks tersebut. Teman-teman dapat saling bertanya akan dijawab baik oleh  BSI maupun Pegadaian, terkait  perkembangan  literasi industri  keuangan", tuturnya.

Selain itu dikatakan dan  momentum ini mau disampaikan ada tagline baru kita ada yang namanya "gerak Syariah gerak keuangan syariah" yang berlangsung  di sepanjang bulan Ramadan. Sembari katakan, kemungkinan besar para wartawan sering melihat kegiatan-kegiatan dari OJK. Termasuk industri jasa keuangan berkolaborasi dengan berbagai pihak lainnya sebagai gambaran otoritas termasuk juga sektor jasa keuangan.

img-1773323790.jpg

yang ada di provinsi Maluku ini tentu saja memiliki peran yang strategis untuk Bagaimana mendorong berpartisipasi berkontribusi terhadap target-target pembangunan hanya ada selain ya bahwa memang pemerintah menargetkan di tahun-tahun ke depan bisa tercapai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi yang 8% sehingga memang kontribusi dari seluruh recorders eee termasuk dari sektor jasa keuangan yang penting untuk bisa mendorong bersama-sama dengan baik itu di otoritas fiskal termasuk juga sektor riil .

Dan kalau operasi ini tentu terus akan kita dorong dalam konteks provinsi Maluku dari sisi  konteks sektor jasa keuangan tentu kita perlu melihat juga konteks  perkembangan perekonomian. Khususnya di Provinsi Maluku kalau data bebas statistik tubuh positif secara rata-rata seluruh di atas 5%. Sedikit di bawah nasional 5,1456%  dan pertumbuhan ini tetap tentu saja didorong sektor utama yang ada di provinsi Maluku.

Add pada sektor ni pertanian,  perikanan, perkebunan termasuk juga di sektor administrasi pemerintah  khususnya APBD.  Sektor ini menjadi pilar pertumbuhan ekonomi termasuk sektor perdagangan.  Dan ini juga akan  sektor pengeluaran dalam hal ini konsumsi yang cukup tinggi.  Walaupun memang ada perlambatan tapi masih tumbuh cukup baik 4,5%, kita tahu bersama karena dominasi  perekonomian.

img-1773323973.jpg

Saya tidak terlalu detail dan kalau kita lihat dari perkapita inflasi relatif , karena masih kecil di bawah nasional. Inflasi terkendali tapi angkanya sedikit di atas batas-batasnya. Bagaimana mendorong agar Pertumbuhan ekonomi bisa benar-benar berkualitas melalui penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif. Yang mendukung pertumbuhan perekonomian di tengah pertumbuhan ekonomi yang masih relatif positif perbankan khususnya di penyaluran kredit  target tahun lalu.

Alhamdulillah sejalan dengan arah rencana bisnis bank di tahun 2025 yang  posisi Januari-Desember.  Saya kira Syariah agak berbeda kalau kita lihat tadi pertumbuhan kredit di perbankan secara keseluruhan Maluku itu sekitar 5%. 20% pertumbuhan kreditnya pembiayaannya di bank syariah 20,54%. Jadi memang relatif sekitar 34 total perbankan di Provinsi Maluku.

Inilah mungkin gambarannya nanti ke depan yang sangat penting sebagaimana kita mengukur pelaksanaan edukasi yang kita lakukan selama ini. Termasuk upaya untuk bisa mendorong kebijakan-kebijakan agar pelaksanaannya bisa lebih optimal  dan memenuhi target yang ada. Bagaimana dengan inklusi keuangan secara nasional inklusi  13% justru di bawah dibandingkan  jadi orang banyak.

hal tapi memang pertumbuhan itu saya ganti tidak tidak tersesat ya indeks literasi keuangan khusus dari Syariah ini berbeda dengan tadi yang sifatnya konvensional ya profesional tadi di deskripsinya justru eee lebih rendah dibandingkan indeks inklusi nya ya agak berbeda dengan tipologinya kan antara Syariah dengan yang konvensional ya Nah ini yang tampak pada kita di industri keuangan syariah

img-1773324044.jpg

Bagaimana tidak hanya membuat bangun ya pengenalan industrinya tidak sah tidak sebesar yang konvensional termasuk jaringan kantornya ini yang menjadi tantangan bagi meningkatkan inklusi keuangan sehingga strategi kita sekalian bersama teman-teman Bagaimana mendorong agen-agen bank hadir di daerah-daerah

Nanti biasanya bisa  ke pulau itu ada kantor ya karenanya seperti itu termasuk juga agen-agennya. Bisa mencakup seluruh kabupaten gitu jika memang investasi pembukaan jaringan. Namun hal itu membutuhkan waktu nah itu yang kita dorong. Dan alhamdulillah program kampanye literasi keuangan ini berjalan untuk masuk sehingga memang tadi intensifikasi nya cukup tinggi.(MB-01)

Sumber : https://malukubersatu.com/ojk-gelar-maluku-bastori-berkolaborasi-dengan-bsi-amp-pegadaian-libatkan-pers-sebagai-mitra-detail-462122