Ambon, MalukuBersatu.Com,-Duta Besar Indonesia untuk Cina Djauhary Oratmangun didampingi para investor dan salah satu adiknya Dharma Otamnangun. Hari ini Rabu (07/10/26) bertemu dengan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, pertemuan berlangsung kurang lebih satu jam dikantor Gubernur. Selesai pertemuan telah ditunggu para wartawan yang setiap hari ada di Kantor Gubernur. Dan pa Gubernur mintakan pa Oratmangun untuk berikan keterangan bagi wartawan.
Dengan penuh senyum bahagia anak Maluku itu menuturkan, sebenarnya beta ke Maluku ini sudah berniat beberapa waktu yang lalu. Datang untuk bertemu langsung dengan Gubernur Maluku, tujuannya bawa investor besar yang ada di negara Cina ke Maluku tanah tumpah darah. Dan hal itu tersampaikan hari ini hadir bersama beta perusahaan-perusahaan yang besar dari Tiongkok.
Yang pertama Huawei, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, kedua perusahaan construction terbesar di China dan juga terbesar di dunia. Terus yang berikutnya perusahaan di bidang solar panel pembangkit listrik tenaga surya dan lain-lain. Mereka sangat berminat untuk berinvestasi di Maluku ada dari bidang kesehatan dan tadi sudah dibahas.

Dan menyangkut berbagai aktivitas investasi, nanti kami follow up dengan tindak lanjuti dengan Pak Sekda dan kepala dinas terkait. Selain itu kerjasama dibidang pendidikan, karena untuk diketahui sekarang kurang lebih 20 ribu mahasiswa Indonesia ada di Tiongkok untuk belajar dibangku perguruan tinggi. Dikarena Tiongkok sudah punya perguruan-perguruan tinggi yang masuk kelas dunia, lalu best 1 sampai 6 di Asia.
Jadi saya kira sudah waktunya mahasiswa-mahasiswa asal Maluku menoleh juga ke China, yang sudah banyak sekarang dari Papua. Nah, itu karena melihat skop bahwa tingkat hubungan antara Indonesia dan Tiongkok sekarang sangat baik. Perdagangan saja tahun ini bisa di atas 200 miliar USD, investasi bisa di atas 20 miliar USD.Kalau dibandingkan misalnya kita dengan seluruh Eropa kan hanya 30-an miliar.
perdagangan dengan Amerika 40-an miliar, jadi sangat signifikan dengan China. Nah dalam konteks itu saya ingin juga produk-produk dari Maluku masuk ke sana, sektor perikanan dan lain-lain. Yang lainnya juga sektor pariwisata karena sekarang banyak turis-turis Tiongkok yang ingin mencari tujuan wisata baru yang eksotik karena wisata experience. Jadi Maluku bisa menjadi salah satu tujuan wisata buat mereka.

Itu yang tadi kami bahas bersama Pak Gubernur dan Pak Gubernur sangat menyambut baik kunjungan ini termasuk potensi-potensi kerjasama, tinggal kita merealisasikan saja karena itu yang hadir ini sudah siap untuk berkomunikasi lagi lebih lanjut dan membahas secara detail dengan timnya Pak Gubernur. Selain itu beta dan para pengusaha telah ketemu Wali Kota Ambon dan ketemu Pak Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Dengan Pak Wali Kota juga tadi sudah dicapai kesepakatan beberapa hal dan mungkin bisa terealisasi dalam waktu singkat, begitu juga dengan Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kira-kira begitulah pertemuan yang sangat berarti Kebetulan Beta aampai hari ini sudah bertugas 9 tahun. Terlihat hadir dampingi Gubernur Sekda Sadali Ie, asisten tiga Boy Kata, Kadis pendidikan Dr Loce Singerin, Kadis Kesehatan dr Elna Anakotta dan pejabat lainnya.(MB-

01)