Ambon,MalukuBersatu.Com,-Pasca kejadian pembakaran rumah penduduk yang menimpa warga desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat. Banyak organisasi yang bergerak hati untuk berikan sentuhan terhadap bencana yang disengajakan salah satunya Alumni Smaker 88 yang diketuai Elsa Rehatta. Hingga dihari Sabtu (18/09/26) ketua bersama para alumni bertolak dari kota Ambon dengan mengunakan alat transportasi laut .

Menuju ke desa Patahuwe untuk membawa bantuan kepada warga yang harta bendanya telah dilalap si jago merah. "Kepada media ini saat berada lokasi, Ketua Elsa Rehatta memberikan keterangan, sebagai sesama umat manusia kami melihat tragedi yang menimpa warga Patahuwe sangat sedih. Untuk itu selagi katong masih diberikan kesempatan untuk saling berbagi, haruslah kita mesti saling membagi kasih", tuturnya.
Dan kami berbagi diantara sesama tanpa melihat latar belakang dan yang lainnya. Alumni Smaker 88 bersama pembina Bung Michael Wattimena (MBW) yang kini menjabat selalu tenaga ahli Menteri ESDM dan Komisaris PT Pertamina Internasional Shipping. Terpanggil untuk hadir beri sentuhan kasih bagi warga yang kini berada di tempat pengungsian.


Lanjutnya, mungkin bantuan yang katong bawah ini masih belum seberapa dibandingkan dengan penderitaan yang mereka alami. Namun semua ini kami berikan dari ketulusan hati, berusaha untuk bisa meringankan beban warga desa Patahuwe. Tambahnya saat hadir dan melihat semua yang telah terjadi sangat terasa sedih dan bersyukur dengan segala kekurangan pada kami. Bisa saling baku lia dan baku topang bantu basudara yang kini sangat butuh bantuan.
Saat ditanyakan bantuan apa saja yang diberikan Alumni Smaker 88 bagi warga Patahuwe. "Terkait bantuan itu terdiri dari satu karung beras 25 kg sebanyak 10 karung, mie instan dan perabotan rumah tangga, ditambah dengan pakaian layak pakai serta bantuan lainnya. Sekali lagi bantuan yang kami berikan ini masih belum bisa memenuhi semua warga yang ada dalam penderitaan. Tetapi kiranya bisa dapat sedikit ringankan beban hidup yang kini dirasakan dan dialami warga desa Patuhuwe", tutupnya.

(MB-01)
Sumber : https://malukubersatu.com/peduli-orang-basudara-alumni-smaker-88-hadir-di-patahuwe-berbagi-kasih-detail-464676