Ambon,MalukuBersatu.Com,-Pemerintah Kota Ambon dibawah kepemimpinan Wattimena-Toisuta sangat berpihak kepada masyarakat. Berbagai upaya dilakukan agar warga kota Ambon dapat hidup dengan aman dan damai. Salah satunya guna meningkatkan kesadaran masyarakat desa/negeri terhadap pentingnya data statistik. Hingga Pemerintah Kota (Pemkot) bersama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Ambon berkolaborasi.

Melaksanakan pencangan Desa Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2026 pada tiga Negeri sekaligus yakni; Kilang, Ema, dan Hukurila yang berada pada Kecamatan Leitimur Selatan. Wakil Wali Kota Elly Toisutta dalam sambutannya menyatakan, program yang dibuat ini, untuk pengumpulan data ditingkat desa. Seharusnya dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik oleh pemneg dan pemdes, agar selaras dengan prinsip satu data Indonesia.

“Untuk mewujudkannya diperlukan koordinasi dengan penyelenggara kegiatan statistic dan singkronisasi prosesnya di Tingkat desa. Secara berkesinambungan dan komperhensif, melalui program yang telah kita canangkan hari ini,” jelasnya. Saat mencangankan Program Desa Cantik, di kantor Kecamatan Leitimur Selatan, Rabu (22/4/26).

Toisutta sebut, langkah ini tidak dapat dikerjakan sendiri, Pemerintah Butuh BPS selaku Pembina sektoral guna memberikan pendampingan, pembinaan, pelatihan pafa desa/negeri. Agar kedepan mampu mengelola data secara mandiri sesuai dengan kebutuhannya. “Pendampingan yang dilaksankan dalam program ini dapat mendukung pembinaan terhadap desa/negeri, agar data yang dihasilkan akurat, dan terkini sesuai dengan kebutuhannya,” tandasnya.

Lanjutnya, data yang dihasilkan akan menjadi dasar bagi Pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran. Dan mendorong pertumbuhan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, berharap. Melalui kegiatan ini desa/negeri dapat memahami proses pengumpulan data.

Sehingga tidak akan mempengaruhi rencana pembangunannya yang dipantau melalui sejumlah indikator pendukung yang diinput oleh pembina sektoran (BPS). “Kita sangat berharap melalui pengawalan dari BPS selaku pembina sektoral ada dampak dari pencanangan ini, dari pembinaan, serta pelatihan,” pungkasnya.(MB-01)