Ambon,MalukuBersatu.Com,-Dengan semakin mendekatnya hari besar keagamaan terutama memasuki bulan Ramadhan 1447 H. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, melalui Dinas Kominfo yang dikomandani Mekky Lohhy sebagai perpanjangan tangan Pemerintah. Melakukan jumpa pers dan mm e ghadirkan dinas-dinas terkait antara lain. Dinas Perikanan, pertanian, perdanganan, PUPR, dinas ketahanan pangan, ESDM.
Untuk menyampaikan ketersediaan bahan Pokok selama hari besar keagamaan, acara dipimpin Asisten II sebagai juru bicara Gubernur. Kasrul Selang mengawali pertemuan tersebut dengan mengucapkan terimakasih untuk kehadiran pers. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah dalam kondisi aman, meski terjadi lonjakan konsumsi masyarakat. Kesempatan pertama diberikan kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Faradilla Attamimi.
Atamimi sebutkan kebutuhan beras masyarakat Maluku pada Februari 2026 diperkirakan mencapai 23.500 ton. Sementara kebutuhan minyak goreng berada di angka 1.649 ton. Lanjutnya, jumlah stok Kebutuhan pokok lainnya juga mencukupi hingga beberapa bulan kedepan. Dalam hal ini sampai pada bulan April 2027, selain itu dikatakan untuk bahan dapur seperti bawang merah ada m ngalami penurunan harga.

𝗦𝘁𝗼𝗸 𝗕𝗕𝗠 𝗱𝗶 𝗠𝗮𝗹𝘂𝗸𝘂 𝗔𝗺𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻
Kesempatan diberikan kepada KADIS ESDM, Abdul Haris, terkait dengan pasokan minyak tanah, dirinya memastikan ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) menjelang Ramadan 1447 Hijriah hingga Idul Fitri 2026 dalam kondisi aman. Dirinya hampur setiap saat lakukan koordinasi dengan PT Pertamina untuk lakukan pengecekan. Untuk itu masyarakat pun diminta jangan panik karena ketersediaan BBM hingga beberapa bulan kedepan tercukupkan.
Seandainya masyarakat ragukan Stok BBM khusus minyak tanah habis, Kadis sebutkan itu bukan habis, tetapi dikarenakan pihak pengecer terlambat dalam pembayaran untuk disalurkan. Hingga dirinya ingatkan pengecer agar tidak terlambat membayar. Kepala dinas berharap Ada penambahan Stok BBM khusunya minyak tanah. Sementara itu kadis Perdagangan Yahya Kotta menambahkan, jumlah pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetapi jadi perhatian pemerintah.

Selain itu dikatakan, terhadap pasokan telur ke sejumlah distributor maupun pasar yang ada di kota Ambon dan daerah lain berada pada kondisi normal. Saat ini ada penambahan stok jumlah telur yang masuk dari sentra penyalur di Surabaya maupun Makasa hanya komiditi telur bertahan hingga 14 hari lebih dari itu maka telur akan busuk sehingga memicu terjadinya kenaikan harga. Disperindag bersama satgas pangan terus turun mengecek sekaligus memantau stok kebutuhan telur minyak goreng dan beras pada sejumlah pasar yang Dikota Ambon.
Selain itu pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi teknis seperti dinas pertanian ,dinas ESDM, dan dinas disperindag kabupaten kota guna memastikan ketersediaan Bahan pokok dalam jumlah yang bisa dipenuhi. Selain itu Kadis Perikanan turut berikan keterangan terhadap harga ikan dipasar yang sampai kini masih terbilang mahal. Salah satunya pengaruh cuaca dan dirinya berharap masyarakat dapat membeli ikan yang sudah dibekukan.

Sebab itu juga tidak ada bedanya dengan yang lainnya, selain itu terkait dengan mafia ikan kami sudah tahu dan kami terus lakukan pengontrolan sebab terkait dengan pasaran ijan itu ada kada dinas kabupaten/kota. Selanjutnya dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat dikatakan pihaknya terus berikan perbaikan infrastruktur tujuannya agar kebutuhan Pokok masyarakat dapat dibawah kepemimpinan padar dengan mudah. Apa yang kami lakukan semuanya agar masyarakat Maluku merasa aman dan nyaman par Maluku pung bae.(MB-01)