Ambon,MalukuBersatu.Com.-Daribrapqt koordinasi pemerintah kota Ambon denganbSatuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), orang nomor satu dikota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan. Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) mesti tingkatkan gizi anak-anak yang ada dikota Ambon. Lanjutnya, ini adalah program prioritas pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Hingga harus memberi dampak bagi masyarakat baik dari sisi pemenuhan gizi maupun ekonomi. Pernyataan itu diutarakan dengan tegas saat pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Perwakilan Badan Gizi Nasional, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dan Mitra Pengelola dalam rangka memperbaiki pengelolaan MBG di Kota Ambon, pada Rabu (4/3/26) di Balai Kota Ambon.
“sebutnya seandainya beli bahan baku di Kota Ambon, jualan pedagang laku disitu ada dampak ekonomi. Kepada warga masyarakat (pedagang), selain selain itu pemenuhan gizi baik bagi anak-anak,” ungkapnya. Dengan demikian Badan Gizi Nasional (BGN) mesti bekerja sama dengan supplier yang berada di daerah. Sebab ini bukan saja membantu ekonomi masyarakat, tetapi juga tidak ada penimbunan bahan makanan yang berujung pada rusaknya (busuk).

Disisi lain pemilihan tenaga kerja yang bertugas sebagai SPPG juga perlu diperhatikan. Karena program ini ada dikota Ambon, maka warga kota berhak untuk mengisi posisi yang dibutuhkan. “wajib ambil warga kota Ambon, wajib tarima warga kota, semuanya bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran. Hadirnya MBG memiliki peluang untuk berkontribusi bagi banyak orang yang terbaik untuk kota ini,” pintanya.
Harapannya, SPPG harus lebih kreatif dalam menjalankan tugasnya, guna menepis pemikiran para orang tua terhadap kualitas makanan yang disiapkan, “Mulailah terbuka ke publik dengan memposting semua hal yang dilakukan. Dengan cara itu masyarakat tidak lagi punya pikiran buruk pada program makan bergizi gratis ini,”ungkapnya.

Wali Kota berharap dengan pertemuan pada Rakor ini, kedepan semua pesan yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian serius. Dan dipertimbangkan oleh BGN hingga berdampak pada kota Ambon dan MBG semakin baik ke depan. Baik dari sisi, ekonomi dan lainnya serta tingkat kepercayaan masyarakat terkait dengan pelaksanaan program tersebut terwujud.(MB-01)