Ambon,MalukuBersatu.Com,-Bank Indonesia Pusat, pada Kamis (20-23/08/26) mengelar Karya Kreatif Indonesia (KKI) yang berlangsung di Gedung Central Bank Indonesia. Kegiatan luar biasa itu menghadirkan seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia diseluruh Nusantara. Pameran tersebut menghadirkan UMKM dengan segala jenis barang. Wartawan Maluku sebanyak puluhan orang diboyong Bank Indonesia ikut Capacity Building.

Hingga diberikan kesempatan peliputan dan menyampaikan pemberitaan terkait stand yang dibawa Bank Indonesia Propinsi Maluku. Ada dua UMKM yang berkesempatan tampil di Karya Kreatif Indonesia yaitu kain tenun dan perhiasan mutiara. Media MalukuBersatu, Com, terpesona dengan mutiarai laut maupun tawar yang ditampilkan Santos pada pameran tersebut.
Saat dimintai komentar terhadap kehadirannya pada KKI, diceritakan kalau UMKM miliknya telah jadi binaan BI sejak tahun 2019 yang memproduksi perhiasan mutiara. Dimana kami saling berkolaborasi sampai dengan hari ini, hingga boleh hadir ikut karya kreasi Indonesia. Boleh tahu sampai terpilih kriterianya apa saja, kalau untuk mutiara dilihat dari produksinya, kwalitas barang.
Dan untuk mutiara yang diproduksi berupa cicin, gelang, kalung, anting, giwang dan beberapa yang lainnya. Untuk persiapan itu tidak terlalu lama karena di Ambon saya punya sorum. Selain itu juga saya juga miliki galeri oleh-oleh Maluku santos. Yang tujuannya buka pintu untuk UMKM khususnya binaan Bank Indonesia supaya dapat memproduksi dan suplai barang ke galeri saya.

Katong sama sama maju untuk memajukan Maluku, selama ini, sembari sebut mutiara yang saya jual berkisar ratus ribu sampai jutaan rupiah. Pa Santos melihat BI sual umum itu seperti sejauh ini sejak saya masuk banyak UMKM yang dibina. Suatu lembaga keuangan yang sangat baik, terus berikan kesempatan buat binaan UMKM berkembang. Ditanya soal harapan kedepan, kiranya semakin kompak untuk berikan terbaik bagi Maluku yang Katong sama-samau cintai .
Sementara itu, Rahkmat Pratama Deputi kepala perwakilan BI Maluku, berkesempatan diwawancarai dan menyatakan. Pameran KKI ini ada panitia nasional yang melakukan kurasi jadi memang UMKM yang tampil di sini sudah lolos durasi nasional. Hingga kami selalu berusaha untuk mengembangkan UMKM di Maluku supaya mereka bisa terus meningkatkan kualitas produksinya.

Tujuannya seandai ada pameran-pameran skala nasional mereka bisa lolos kurasi yang dilakukan panitia. Jadi kalau misalnya kita ada beberapa provinsi lain lebih banyak yaitu karena memang mereka lebih banyak yang lolos durasi panitia nasional. BI Maluku terus berupaya meningkatkan kualitas teman-teman supaya nanti bisa bersaing diajang nasional.
Di awal tahun kita juga melakukan kurasi UMKM di Maluku temen-temen sudah lihat kita buka di Instagram yang memang punya produk dan bagus. Kita coba kurasi kita juga datangkan kurator nasional Nah nanti kalau memang sudah memenuhi syarat minimal tentunya kita akan kembangkan lagi. Supaya nanti bisa kita Dorong memenuhi syarat tingkat nasional.
"Sementara itu salah satu pengunjung yang sedang melihat perhiasan mutiara di stand propinsi Maluku. Saat ditanya tertarik dengan mutiara dirinya katakan sangat tertarik dan mutiara dari Maluku ini sangat berkwalitas. Hingga walaupun harganya melambung sampai jutaan rupiah itulah karena sekali lagi berkwalitas dan saya ada membeli dengan harga jutaan rupiah', ujarnya.

(MB-01)