Ambon,MalukuBersatu.Com,- Pada Kamis (09/07/26) Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Propinsi Maluku, Dr Sarlota Singerin berkenan menghadiri forum refleksi hasil studi tir, lokakarya dan rapat kerja SMA Negeri 2 Ambon. Dan berkesempatan berikan materi hingga terbangun dialog yang sangat berarti antara kadis dan para guru SMA N 2 Ambon. Selesai kegiatan kepada media ini Kepala Dinas Dr Sarlota Singerin menyatakan.

"Saya baru selesai ikuti rapat kerja SMA Negeri 2 Ambon, dalam rangka siapkan program kerja tahun 2027 terhadap proses pembelajaran. Dan merefleksi hasil studi tiru dengan SMA di Jawa untuk mengokohkan perencanaan pembelajaran pada SMA N 2 Ambon. Beta berikan apresiasi yang luar biasa untuk kepala sekolah, wakasek, dewan guru serta seluruh staf dan pengawas sekolah yang tekun lakukan perencanaan pembelajaran", tuturnya.
Lanjutnya, berharap sekolah SMA 2 Ambon, menjadi sekolah rujukan bagi sekolah-sekolah lain di Maluku. Saat ditanyakan Apakah ibu berharap sekolah-sekolah lain yang ada di Maluku juga harus melakukan cara seperti yang dibuat SMA N 2 Ambon. Ya saya sangat berkeinginan dan berharap SMA 1 dan SMA 2 menjadi model untuk dapat membias kepada semua sekolah di Maluku. Karena kita tahu bersama memajukan setiap sekolah itu merupakan sesuatu yang sangat jadi Pemerintah melalui Dikbud.

Keintinan bersama kita untuk bangkitkan mutu pendidikan di bumi Maluku yang katong semua cintai. Lanjutnya diakui sekarang ini kedua sekolah SMA 1 dan 2 dikota Ambon terus berikan gebrakan para Dunya pendidikan. Ini sekali lagi harus jadi perhatian sekolah lainnya untuk dapat berinovasi.
Sekali lagi pemerintahan dibawah kepemimpinan Lewerissa-Vanath sangat beri perhatian kepada pendidikan. Mengingat tahun-tahun kemarin terpuruk untuk itu kami terus berupaya dengan berharap semangat guru mengajarkan anak-anak mesti diutamakan. Sekali lagi berinovasi enjoy untuk siapkan murid untuk mengikuti segala tahapan pembelajaran.

"Semoga kedepan anak-anak baik dikota Ambon dan Kabupaten/kota lainnya dapat ikuti proses pembelajaran yang telah ditetapkan dengan baik. Dan untuk diketahui ada 432 sekolah SMA/SMK/SLB di Maluku dan kami pressure agar dapat berproses hingga terjadi kemajuan disetiap sekolah. Dengan demikian cara baik yang dilakukan studi tiru SMA Negeri 2 Ambon harus jadi perhatian semua sekolah.
Sebab sesungguhnya ini bertujuan untuk menguatkan potensi dari semua bapak ibu guru di lembaga masing-masing. Lanjutnya menyangkut proses pembelajaran dengan sekolah yang lain selalu diadakan sharing. Tambahnya menyangkut peningkatan mutu pendidikan Dikbud terus giat jalankan fungsi kontrol disetiap sekolah par Maluku pung bae.

Harapannya guru enjoi untuk mengajar para murid hingga peserta didik maupun orang tua senang dan mengikuti segala tahapan ditahun ajaran baru semoga aman-aman. Sementara itu kepala sekolah SMA Negeri 2 Ambon, Ferdinan Soumokil saat dimintai komentar terhadap studi tiru dikatakan. Sesungguhnya ini bertepatan untuk tingkatkan kompetensi bapa ibu guru di lembaga ini. Dalam kaitan dengan membandingkan proses pembelajaran diluar Maluku
Dan sesungguhnya kita saling sharing antara sekolah kami dengan sekolah yang kami tuju yaitu sekolah SMK 1 Penabur jakarta dan sekolah Alam Depok. Kehadiran kami di sekolah luar Maluku yaitu SMA Penabur Jakarta dan satu lagi di Depok ada bagian-bagian yang harus kita lihat soal karateristik diantara kami dan mereka. Dan ini suatu hal positif yang akan jadi muatan kepada para guru.
"Dan banyak hal positif yang menjadi muatan bagi semua bapak ibu guru di lembaga ini untuk memperkuat kompetensi mereka. Baik dalam meningkatkan kualitas layanan pembelajaran bagi semua anak-anak atau semua murid di lembaga SMA Negeri 2", sebutnya akhiri bincang dengan wartawan.(MB-01)