Singerin : Workshop Seni Rupa & Kriya Sebagai Budaya Orang Maluku

Singerin : Workshop Seni Rupa & Kriya Sebagai Budaya Orang Maluku

Ambon,MalukuBersatu.Com,-UPTD Taman Budaya adalah perpanjangan tangan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku. Kini dipimpin Plh Fence Mandaku, pada  Senin (08/06/26) menyelenggarakan  Workshop seni rupa dan Kriya bagi tingkat SMA/SMK/SLB.  Dimana kegiatan luar biasa ini merupakan budaya orang Maluku. Berlangsung pada ruang serba guna Taman Budaya Propinsi Maluku, Karang Panjang Ambon.

img-1780968024.jpg

"Kegiatan yang sangat bermanfaat itu diikuti 30 pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK sederajat dan  dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi  Maluku DR Sarlota Singerin. Dalam sambutannya dikatakan seluruh hadiran yang hadir kita patut bersyukur untuk perjumpaan yang indah pada acara workshop ini. Hingga  wakili pemerintah saya sampaikan apresiasi untuk terselenggaranya pertemuan yang indah tersebut", tuturnya. 

img-1780968253.jpg
Sebelum saya sampaikan  sambutan, berkenan sampaikan hormat kepada seluruh undangan yang tak dapat di sebut satu persatu. Yang  boleh hadir dan juga bagi  peserta terdiri dari para pelajar  tingkat SMA/SMK/SLB, yang sangat saya cintai dan kasihi. Selain itu panitia penyelenggara dari Taman Budaya yang  telah kerja  keras hingga sukseskan kegiatan workshop. Selain itu teman-teman  media sudah boleh hadir meliput kegiatan  Taman Budaya.

img-1780968386.jpg

Kita tahu bersama ditengah tengah, keterbatasan fiskal daerah yang dihadapi sekarang ini. Tetapi UPTD Taman Budaya memperlihatkan sesuatu yang membanggakan kita walaupun dalam keadaan  ataupun  kondisi sangat sulit. Dengan demikian bukan berarti  tidak ada dana berarti  kegiatan tidak dapat dijalankan. Ini bukti dalam segala keterbatasan semua bisa terlaksana.

img-1780968432.jpg

"Dan untuk   diketahui bersama pada  tahun  2026 ini, mengawali seluruh pergerakan pendidikan, saya memulai dari UPTD Taman Budaya, sebagai sesuatu yang miliki makna pemersatu.  Selain Taman Budaya ada lagi   Museum Siwalima dan Balai Tekom,  tiga UPTD yang ada di bawah kendali Dikbud Maluku. Dan semuanya sama-sama memulai  kegiatan yang  berorientasi kepada masyarakat", sebut Kadis.

Sedangkan untuk Dikbud sendiri ada kegiatan yang sudah berjalan namun kini  kami masih antrian untuk menunggu. Lanjutnya sampai hari ini saya telah hadir di  Taman Budaya kurang lebih untuk kali yang ke- empat sejak menjadi Plt hingga telah difinitiv. Saya sadari sungguh pemerintah Indonesia sangat peduli dengan budaya sebagai peninggalan sejarah dari para leluhur di Indonesia lebih lagi dibumi Raja-raja ini.

img-1780968664.jpg

Hingga Pemerintah pusat melalui  Kemendikdasmen siapkan Dana Alokasi Khusus (DAK). Bagi seluruh  Indonesia didalamnya Dikbud Maluku dalam hal ini UPTD  Taman Budaya untuk gelar acara yang berkaitan dengan budaya. Ini merupakan  suatu hal yang  tidak main-main, semuanya miliki satu tujuan menuju Indonesia emas 2045.  Dimana salah satu  poinnya ada pada  budaya dan seni sebagai  langkah mencari manajemen talenta yang  tersembunyi.

Dan mesti kami akui itu ada  pada propinsi Maluku  hingga patut untuk di publikasi menjadi kekayaan besar di Indonesia.  Yang turut membingkai Indonesia emas 2045 memberikan suatu kekuatan baru bagi  Maluku Pung  bae. Sebab semuanya  bukan sekedar  tentang keterampilan dan ke pengetahuan namun didalamnya ada budaya dan seni. Dan Maluku pung Bae tentang kerjasama berkolaborasi hingga bermunculan  talenta-talenta  seni dan budaya. 

img-1780968819.jpg

Saya bersyukur ada 30 peserta didik  yang hadir ikuti kegiatan dan jika kita cacah jumlah populasi dengan siswa 98.000 maka presentase ini masih kurang. Itu berarti kesempatan untuk membentangkan sayap lebih luas dalam mencari bakat bakat talenta tersembunyi harus terus berlangsung. Dan pencarian  harus tersebar ke  kabupaten/kota, kita tidak bisa menunggu sebab anak-anak Maluku miliki potensi dibidang budaya dan seni sangat banyak.

Saat ini kita belajar dari UPTD Taman Budaya yang berkolaborasi  bersama kegiatan-kegiatan nasional  untuk itu Saya  berpesan. Kreativitas itu lahir dari keberanian untuk mencoba dan berinovasi sesuai dengan keahlian yang dimiliki serta harus berani mencoba. Untuk itu para kepala sekolah mesti  beri ruang bagi anak anak, sediakan ruang dipojok pojok  agar mereka  coretan coretan.

img-1780969072.jpg

Saya senang  hadir dibeberapa sekolah pada dinding kelas di hiasi coretan. Itu juga merupakan suatu budaya dan sejak  Plt sampai difinitif saya sangat peduli dengan budaya.  hingga Dak yang diberikan untuk seluruh  indonesia didalamnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku melalui UPTD Taman budaya ini tidak main-main. Senada dengan itu Maluku miliki budaya lokal yang  merupakan sumber inspirasi tidak pernah habis-habisnya.

Dan semuanya itu sekali lagi  harus terus dikembangkan menjadi kekuatan untuk anak-anak kita. Menjadi kekayaan  seni budaya Maluku yang dapat menghasilkan karya seni budaya. Semuanya itu diperkuat melalui kreatifitas. Dan  yang lebih utama kita punya narasumber yang siap berikan pemahaman terkait workshop yang dilakukan UPTD Taman Budaya.

img-1780969363.jpg

"Saat dimintakan untuk membuka kegiatan workshop, dengan lakukan coretan pada kanvas, Kadis mintakan utusan siswa, kepsek dan para seni dan budaya untuk bersama-sama buat coretan.  Yang mengabarkan seni budaya itu miliki makna penting dalam kehidupan masyarakat Maluku.tutupnya  (MB-01)

Sumber : https://malukubersatu.com/singerin-workshop-seni-rupa-amp-kriya-sebagai-budaya-orang-maluku-detail-463265