SMK N 11 SBB Siap wakili Maluku Pada  Festival Inovasi & Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahun 2026

SMK N 11 SBB Siap wakili Maluku Pada Festival Inovasi & Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahun 2026

Ambon,MalukuBersatu.Com,-Dunia pendidikan  pada jenjang SMK/MA/SLB kini sudah semakin menunjukan kemajuan dan  persaingan yang baik diantara 11 kabupaten/kota di propinsi Maluku. Seperti halnya pada  SMK Negeri 11 Seram Bagian Barat yang dipimpin Kepala Sekolah Debbie L. Matulessy, S.P., M.Pd. Berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan menjadi satu-satunya sekolah.

img-1784708722.jpg

Pada jenjang SMK sederajat di Provinsi Maluku yang lolos ke Babak Final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahun 2026. Kepada media ini Kepsek D Matulessy menuturkan, keberhasilan yang boleh diraih peserta didik dari SMK N 11 SBB  berkat dukungan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR).

Karena telah  memberikan Pendampingan dan Pembinaan intensif kepada Sekolah-sekolah binaannya termasuk SMK 11 SBB. Terutama dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi kompetisi kewirausahaan tingkat Nasional. Berkat  Pendampingan dan Pembinaan dari YPA-MDR dan  kerja keras tim serta  dukungan dari  sekolah.  Tim SMK Negeri 11 Seram Bagian Barat berhasil melewati seluruh tahapan seleksi FIKSI 2026.

img-1784708734.jpg

Hingga dinyatakan lolos ke Babak Final yang akan berlangsung di Propinsi Bali, lanjutnya keberhasilan Tim SMK N 11 personilnya masing-masing dibimbing Sy. Najmi R. Assagaf, S.Kep. Selain itu  Febby N. Panggulili sebagai Ketua Tim dan Jevincha M. De Queljoe sebagai Anggota Tim, yang merupakan siswa Program Keahlian Layanan Kesehatan. 

"Pada ajang FIKSI 2026, tim mengusung rencana usaha (prototipe) berjudul SASAGU. Dimana  (Inovasi Briket Arang Penyerap Bau Berbasis Limbah Ampas Sagu). Sebuah inovasi yang memanfaatkan limbah ampas sagu menjadi briket arang penyerap bau yang ramah lingkungan. Juga bernilai ekonomi, dan mendukung kesehatan masyarakat. Inovasi ini tidak hanya menjadi solusi terhadap pemanfaatan limbah sagu yang melimpah di Maluku", tuturnya.

img-1784708747.jpg

Tetapi juga menunjukkan kreativitas peserta didik dalam menciptakan produk yang berorientasi pada keberlanjutan dan kewirausahaan. Hingga mereka dapat  menembus Babak Final FIKSI 2026, ini jadi bukti peserta didik dari daerah tidak jelas saing dengan sekolah lainnya di Maluku. Kami memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi, mengembangkan jiwa kewirausahaan. Serta menghasilkan karya-karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Pengembangan rencana usaha dari siswa ini didasarkan atas kekhawatiran akan Bau dan kelembapan pada ruang tertutup.

Yang sering kali dianggap sebagai masalah kenyamanan dan  kondisi tersebut dapat menjadi indikator pertumbuhan bakteri dan jamur yang berpotensi memengaruhi kesehatan. Di sisi lain, sebagian besar produk penyerap bau yang beredar di pasaran masih mengandalkan bahan kimia sintetis yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan.

img-1784708764.jpg

Untuk itu Provinsi Maluku sebagai salah satu daerah penghasil sagu terbesar di Indonesia, miliki  hasil limbah ampas sagu dalam jumlah yang melimpah. Namun pemanfaatannya masih belum optimal, dibuatnya  SASAGU sebagai solusi inovatif melalui pemanfaatan limbah ampas sagu menjadi arang berbentuk briket penyerap bau alami. Produk ini bekerja menggunakan mekanisme adsorpsi.

"Yaitu menangkap molekul penyebab bau ke dalam pori-pori arang sehingga mampu membantu mengurangi bau dan kelembapan tanpa menggunakan pewangi sintetis. Proses pengembangan dilakukan melalui tahapan pengeringan, karbonisasi, perekatan, pencetakan, hingga pengemasan menjadi prototipe yang siap digunakan",sebutnya.

SASAGU memiliki keunggulan berupa penggunaan bahan baku 100% alami, aman bagi kesehatan, ramah lingkungan. Serta menerapkan konsep ekonomi sirkuler melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah. Produk ini ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan solusi penyerap bau pada berbagai ruang tertutup, seperti sepatu, lemari, mobil, helm, dan tas.

img-1784708810.jpg

"Selain memberikan manfaat bagi kesehatan dan lingkungan, SASAGU juga memiliki potensi sebagai usaha berkelanjutan melalui kemitraan dengan pengolah sagu lokal . Dan strategi pemasaran berbasis digital  kerja sama dengan sektor hospitality. Melalui inovasi ini diharapkan limbah ampas sagu tidak lagi dipandang sebagai kotoran.

Melainkan sebagai sumber daya yang mampu menghasilkan produk inovatif bernilai ekonomi, meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat. Serta mendukung pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Lebih lanjut dikatakan semua yang kini boleh Jami raih tidak terlepas dari dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Yang selalu mendorong kami untuk harus berinovasi tidak boleh ketinggalan dengan sekolah lainnya.

Untuk itu kami berterimakasih kepada Kepala Dinas Dr S Singerin, kepala bidang pembinaan SMK Arman Tanamal. Beserta seluruh pejabat dan staf Dikbud Maluku dan juga kepada seluruh keluarga besar SMK N 11 Seram Bagian Barat yang selalu beri dukungan doa hingga kami boleh menyebarluaskan Ju ajang nasional.(MB-01)


Sumber : https://malukubersatu.com/smk-n-11-sbb-siap-wakili-maluku-pada-festival-inovasi-amp-kewirausahaan-siswa-indonesia-fiksi-tahun-2026-detail-463885