Ambon,MalukuBersatu.Com,-Ditahun ajaran baru 2026/27, ada kebijakan Pemerintah pusat dalam hal ini Kemendikdasmen bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku. Menyelenggarakan program Adem yaitu "Afermasi Sekolah Menengah", dimana kolaborasi itu dengan mendatangkan para siswa berprestasi namun tidak mampu untuk dilanjutkan pendidikan di Ambon sebagai kota propinsi.

"Kepada media ini diruang kerja Kepala Sekolah SMA N 13 Ahmad Soleman ungkapkan, sekolah yang kini dipimpinnya mendapat kepercayaan terima 20 siswa dari enam kabupaten/Kota. Selain SMA N 13 Ambon, ada lagi sekolah Swasta yaitu SMA Rehoboth dan satunya SMK Pertanian. Dengan diberikan kepercayaan bagi kami ini merupakan suatu berkat", tuturnya
Dewan guru sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah dalam hal ini Dikbud Maluku yang dipimpin Sarlota Singerin. Lebih lanjut dikatakan, dengan kepercayaan yang telah diberikan bagi sekolah kami, maka paling utama siapkan infrastruktur dan telah dibangun bertahap. Dimulai bangun kamar mandi dan WC untuk putri dan sudah selesai.

Kini sementara bangun fasilitas umum, kamar mandi dan WC bagi siswa putra, dan karena tinggal dua bulan lagi proses penerimaan siswa sudah dilaksanakan. Maka kebijakan yang di ambil sekolah, peserta didik 20 itu akan kami tampung dalam lingkungan sekolah. Sementara menunggu perlahan ahan dengan bantuan dana dari komite sekolah, sebab lokasinya sudah siap dalam lingkungan sekolah.
"Insya Allah semuanya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang telah kita direncanakan bersama. Saat ditanyakan perhatian pemerintah terhadap kebijakan yang luar biasa tersebut seperti apa. Pertama -tama kami berterimakasih kepada Pemerintah pusat melalui Kemendikmen selanjutnya pemerintah daerah melalui Dikbud Maluku". Tandasnya.

Karena tidak semua sekolah peroleh kepercayaan tersebut, hanya tiga sekolah yaitu SMA N 13 Ambon, SMA Rehoboth dan SMK Pertanian. Dan menyangkut fasilitas pendidikan semua ditanggung oleh pusat untuk itu kami akan jalankan proses belajar secara baik dan penuh tanggungjawab. Sebab kami akan mendidik generasi muda Maluku, selain itu menyangkut keamanan bagi 20 siswa, kebersihan.
Bahkan makan dan minum mereka semua akan jadi tanggungjawab penuh dari sekolah untuk memperhatikannya. "Dan nantinya secara bertahap kami akan siapkan asrama untuk putra putri, sekali lagi untuk sementara belum ada. Maka mereka kami tampung dalam lingkungan sekolah sebab kami tidak mau mereka tercerai berai", tutup Kepsek.(MB-01)