Ambon,MalukuBersatu Com,-Hari ini sebagian besar sekolah jenjang menengah selesai menjalankan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) seperti halnya SMA Negeri 2 Ambon. Terlihat para siswa dari kelas 10-12 bergabung dengan antusias menampilkan berbagai penampilan tari, nyayi dan lainnya. Selanjutnya kegiatan MPLS ditutup kepala sekolah SMA N 2 Ambon Ferdinand Soumokil.

Terkait acara besar yang barusan selesai dilaksanakan itu, kepada pers diruang kerjanya, Soumokil menyatakan. Kegiatan MPLS ini sudah berlangsung sejak Senin (13-17/07/26) dan menyatu dengan kegiatan gerakan ayah mengantar anak ke sekolah (Gamas). Dihari pertama MPLS dan Gamas terlihat begitu antusiasnya orang tua mengantar anak ke sekolah ini sesuatu yang berarti walaupun itu bukan ayah saja yang mengantar.
"Sesungguhnya dari semuanya itu kita bisa melihat begitu besar perhatian orang tua dalam menunjang pendidikan anak. Pada hari Senin itu belum pukul 07.00 WIT, sudah terlihat orangbtua dan siswa memenuhi area SMA N 2 Ambon. Ayah dan lainnya hadir mengantar anak mereka dan tepat pukul 07.00. Pembukaan MPLS tahun 2026 dimulai dan MPLS "Ramah" sesungguhnya lebih menekankan pada aspek penguatan karakter.", tuturnya

Di mana semua anak-anak itu harus memuliakan atau menghormati, saling menghargai antar sesama teman. Bahkan juga hubungan dengan guru menghargai murid dan murid. Pada upacara itu ada iklan belajar Indonesia yang salah satu poin di dalamnya menghargai teman. Tetapi menghargai guru dan menghormati orang tua, jadi murid diberikan penguatan pada bagaimana tumbuh kembangkan karakter-karakter positif dari dalam diri mereka selama kegiatan MPLS.
Di samping mereka juga akan mengenal potensi diri mereka yang nantinya menjadi kekuatan untuk belajar sepanjang 3 tahun di lembaga ini. Selain materi pengenalan potensi wisata juga diberikan pengenalan terhadap warga sekolah, pengenalan lingkungan sekolah. Dan kurikulum yang akan nanti mereka DI gunakan. Dan peraturan akademik yang berlaku di SMA Negeri 2 Ambon.

Disamping itu ada materi-materi utama lainnya yang nantinya menguatkan diri setiap murid. Dengan melakukan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, kita sudah mengawalinya dengan pagi ceria menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian berdoa dan menyanyikan lagu hari baru, lagu ini sangat baik dan bagus sekali syair-syairnya. menceritakan anak-anak berproses beradaptasi dengan lingkungan.
Bergaul dengan teman yang baru semangat yang baru untuk belajar demi gapai cita-cita. Tambahnya dalam syair lagu itu juga memiliki banyak hal saling menghormati dan saling menghargai antar sesama teman di lembaga ini. Ada pendidikan seks, psikologi perkembangan anak, ada materi-materi lain seperti pendidikan anti korupsi kemudian. Dari kepolisian santun berlalu lintas, etika teknologi digital berkaitan media sosial. Materi tersebut jadi penguatan.

Diharapkan materi yang diberikan menjadi kekuatan bagi anak-anak ini dalam proses tumbuh kembang mereka menjadi anak-anak yang memiliki pengetahuan intelektual yang memadai. Tetapi juga karakter yang baik sehingga nantinya diharapkan lulus dari lembaga ini sebagai anak-anak atau lulusan yang paripurna. Baik secara intelektual maupun berkarakter.
Tetapi juga mampu untuk berkompetisi di masyarakat itu yangbdilakukan dilakukan di lembaga ini berkaitan dengan MPLS dan Gamas dan lebih lagi kita disekolah ini lakukan budaya sekolah aman-nyaman mengaju pada Permendikdasmen nomor yang pertama. menciptakan kondisi lingkungan sekolah yang inklusif menerima semua orang dengan berbagai perbedaan.

Lebih daripada itu semua kita berperan dalam bagaimana membangun budaya untuk saling menghormati saling menghargai perbedaan. Mengadvokasi anak-anak terhadap billing, tetapi marilah terima perbedaan warga sekolah ini untuk menjadi kekayaan. Uang nantinya menjadi kekuatan kita untuk melaksanakan seluruh proses pembelajaran di lembaga ini.
Dengan kondisi yang aman nyaman tetapi juga menggembirakan bagi semua anak-anak terhadap pembelajaran yang berkesudahan, bermakna tetapi juga menggembirakan anak-anak sehingga benar-benar sekolah akan menjadi rumah kedua dari anak-anak kita. Yang ada di lembaga ini dan mereka akan terus membangun potensi mengembangkan potensi mereka di lembaga ini.

karena sadar benar bahwa sekolah menjadi rumah kedua setelah rumah mereka yang ada di lingkungan masing-masing. untuk tumbuh kembang mereka di rumah bersama dengan papa mama mereka tetapi sekolah juga menjadi tempat untuk tumbuh kembang mereka dalam kaitan dengan mengisi dan menguatkan potensi mereka pengetahuan mereka.
sehingga lulus dengan angka ples. Saya sebut capat secara intelektual tetapi juga memiliki karakter yang baik dan mampu untuk nantinya berkompetisi dengan teman-teman mereka di masyarakat.(MB-02)
Sumber : https://malukubersatu.com/soumokil-mpls-bergandengan-gemas-ciptakan-anak-anak-saling-menghargai-amp-berkarakter-detail-463829