Ambon,MalukuBersatu.Com,-Swiss-Belhotel Ambon, terus hadirkan berbagai kemegahan dalam nuansa mendorong pariwisata di kota Ambon dan Propinsi Maluku. Pada Rabu (08/04/26) digelar Wedding Exhibition yang tak jala menariknya dengan kita lain di Indonesia. Terkait kegiatan baik itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Melky Lohy, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Wedding Exhibition. Dikatakan, kegiatan ini tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, tetapi juga memperkuat ekonomi kreatif dan UMKM di Maluku.
Melky Lohy dalam sambutannya menyoroti berbagai promo yang ditawarkan, termasuk diskon hingga 50 persen untuk penggunaan gedung dan layanan para vendor pernikahan. Ia menilai langkah ini sangat membantu masyarakat yang tengah mempersiapkan pernikahan. “Diskon gedung hingga 50 persen, ditambah potongan dari vendor, tentu sangat meringankan masyarakat.

Ini contoh kolaborasi yang nyata antara pemerintah dan pelaku usaha, Lohy menekankan pentingnya membangun pariwisata berbasis ekosistem, di mana semua pihak saling terlibat dan terintegrasi. Paradigma ini berbeda dengan pengembangan pariwisata secara parsial atau bertahap. “Kita harus membangun ekosistem pariwisata yang utuh. Semua pihak harus berjalan bersama, mulai dari pelaku industri hingga komunitas lokal,” tegasnya. Beliau sampaikan sejumlah langkah strategis yang telah dijalankan, termasuk memperkuat komunikasi dengan PHRI, ASITA, komunitas lokal, dan pelaku usaha lainnya.
Selain itu, investasi di sektor pariwisata tetap mengedepankan kearifan lokal, seperti pengembangan destinasi wisata di Latuhalat yang melibatkan tenaga kerja lokal.
“Seluruh tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal, dan konsep yang dibangun tetap mengangkat tradisi Maluku. Ini harus terus kita dorong agar pariwisata tumbuh berkelanjutan,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Maluku ini berharap Wedding Exhibition dapat menjadi platform kolaborasi tanpa ego sektoral, sehingga tidak hanya meningkatkan ekonomi, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Siapa pun yang datang dan tinggal di Maluku adalah bagian dari kita. Mari satukan hati untuk membangun daerah yang kita cintai,” tutup Melky Lohy.(MB-01)