Ambon,MalukuBersatu.Com,-Hari ini Rabu (11/03/26) Dinas Ketahanan Pangan yang kini dipimpin Ina Wati Taher, untuk keenam kalinya melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM). Dan kali ini Ketapang berkolaborasi dengan TVRI. dan melaksanakan pasar murah di Lapangan Merdeka yang dibuka Wakil Gubernur Abdullah Vanath. Terkait kegiatan yang banyak s kali dikerumuni masyarakat saat dimintai komentar ke ibu kadis Ketapang yang sangat dekat dengan pers itu menyatakan.
"Pemerintah Propinsi Maluku dibawah kepemimpinan Hendrik Lewerissa sangat pro rakyat, sehingga kami giat terus untuk lakukan Gerakan Pangan Murah. Sebab kita tahu bersama saat ini umat muslim sementara menjalankan ibadah puasa dan lebih lagi. Sedang menantikan Idul Fitri yang akan berlangsung pada (20/03/26) nanti. Dengan demikian kebutuhan semakin besar terutama pada sembilan bahan pokok", tuturnya.

Maka pemerintah propinsi dibawah kepemimpinan Gubernur Maluku dan Wakil Gubernur sangat berikan kepedulian tinggi untuk berikan yang terbaik kepada masyarakat. Dan Dinas Ketahanan Pangan sebagai penanggungjawab untuk dapat mengatasi beban hidup masyarakat. Untuk itu kami lakukan koordinasi dengan instansi terkait dan juga distributor agar dapat menjual barang dengan harga terjangkau.
Hingga masyarakat dapat membeli sebab yang kami sangat jaga itu adalah daya beli masyarakat. Lanjutnya, kami berpesan kepada masyarakat seperti yang sudah disampaikan pa Wagub, agar jalani lah idul Fitri dengan penuh kesederhanaan. Tambahnya masyarakat tidak perlu kawatir menyangkut ketersediaan stock, jangan sangat tersedia hingga selesai idul Fitri.

"Kita tahu bersama masih ada dua kali Gerakan Pangan Murah, dihari ini merupakan kegiatan pasar murah yang ke-enam. Untuk itu pasar murah jelang Ramadan dan memasuki idul Fitri tahun 2026 berakhir kita ajak untuk masyarakat dapat hadir untuk berbelanja. Diminta harapan dari ibu kadis, kiranya dengan basar murah yang dibuat Pemerintah Propinsi dapat ringankan beban hidup", ungkapnya.
Mudah-mudahan dengan GPM yang boleh dilakukan sebanyak delapan kali, masyarakat semakin terbantu. Sementara itu, saat media ini menanyakan para pembeli, ibu Anwar sebutkan. Mereka sangat terbantu dengan perhatian pemerintah propinsi dibawah kepemimpinan Hendrik Lewerissa. Kami berterimakasih kepada pimpinan Maluku dan juga ibu kadis Ketapang. Kiranya PGM jangan berakhir setelah selesai Idul Fitri tetapi dapat terus berlanjut.

(.B-01)
Sumber : https://malukubersatu.com/taher-ketapang-gelar-gpm-demi-memenuhi-kebutuhan-masyarakat-detail-462103