Ambon,MalukuBersatu.Com,-Wakil Kepsek bagian kehumasan pada SMA Xaverius Ambon, Dra Erna Tomasila kepada media ini Senin (10/08/26) menyatakan. SMA Xaverius dibawah kepemimpinan kepsek Gereldina Elsoin ditahun ajaran baru 2026, bersyukur mendapat kesempatan dari Bank Indonesia. Ditunjuk sebagai salah satu sekolah player project dari ada lima sekolah. Dan sesuai informasi kegiatan Qris masuk Sekolah ini berlangsung diseluruh Indonesia.

"Dan di hari ini mereka launching untuk seluruh Indonesia, jadi untuk Maluku, kantor perwakilan Bank Indonesia Propinsi Maluku, berkenan memilih SMA Xaverius Ambon. Untuk mereka selenggarakan pekan Qris Indonesia tahun 2026, kepada media ini Wakasek Humas sebut lembaga ini sangat bersyukur. Karena Bank Indonesia berikan perhatian sekolah kami salah satunya", ungkapnya.
Dan diacara pembukaan yang berlangsung di ruang serba guna Xaverius, lima sekolah yang ditunjuk berkenan hadir. Lanjutnya kegiatan ini berkaitan dengan Qris masuk sekolah dimana Bank Indonesia perkenalkan kepada siswa belanja sangat muda gunakan alat pembayaran digital yaitu Qris. Peserta didik diberikan edukasi terkait Qris salah satu alat pembayaran yang sah.

Hingga di tempat-tempat mana saja mereka belanja baik itu di minimarket, toko-toko bahkan sampai di kantin sekolah boleh gunakan Qris. Dan hari ini Kantin sekolah SMA Xaverius di launching gunakan Qris, untuk anak-anak berbelanja dengan Qris. Dan diacara ini ada berbagai pertanyaan dari Bank Indonesia dengan menyediakan dana kepada 50 siswa.
Yang berhasil dapatkan hadiah 25- 50 ribu dengan mengisi data online dengan cepat dan sudah tercover dan mreka dikasih foucer untuk berbelanja di kantin sekolah. Lanjutnya kegiatan Bank Indonesia sangat disambut luar biasa oleh ketua Yayasan Pastor Agus Arbol mereka sangat mendukung program ini. Pihak Yayasan Katolik sangat berterimakasih kepada Banik Indonesia untuk berkolaborasi.

Dengan terlaksananya kerjasama antara Bank Indonesia dengan pihak Yayasan Katolik, saya sangat berharap dapat ditindak lanjuti oleh abak-anak atau siswa. Bagi yang sudah rekening-rekening gunakanlah Qris karena ini terkait dengan belanja yang dibayar secara digital. Jadi sekali lagi diharapkan para murid mulai mulai dapat belanjakan makan yang diinginkan di kantin dengan gunakan Qris. Dan yang pasti dari kegiatan ini peserta didik mulai miliki wawasan/pemahaman.
"Sehingga kedepan kiranya Qris dapat merasa dibutuhkan oleh mereka karena telah tahu cara menggunakannya. Dan mereka dapat mempraktekkan saat b
erbelanja", tutur Tomasila. (MB-01)