Ambon,MalukuBersatu.Com,- Hari Raya Idul Fitri sudah semakin diambang pintu dan itu sangat jadi perhatian Pemerintah Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Hendrik Lewerissa. Hingga hari ini Rabu (11/03/26) kembali Pemerintah Propinsi Maluku menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk yang ke-enam kali berlangsung di lapangan merdeka Ambon. Guna membantu masyarakat yang sangat membutuhkan bahan pangan harga terjangkau jelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Badan Pangan Nasional, TVRI Stasiun Maluku, serta sejumlah distributor dan pelaku usaha pangan. Sebelum PGM dijual, terlebih dahulu Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, berikan sambutan dengan menyatakan. Pemerintah hadir pastikan ketersediaan bahan pokok terjaga serta berkomitmen stabil selama bulan Ramadan.
“Sebutnya, dalam bulan suci Ramadan ini kebutuhan masyarakat meningkat, sebab itu pemerintah harus hadir memastikan barang tersedia. Dan harga tetap terkendali agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pangan,” ujar Vanath. Lanjutnya, kenaikan konsumsi pada momen hari besar keagamaan berpotensi mendorong inflasi. Jika tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan yang memadai.

Olehnya itu, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk menekan lonjakan harga. “Kalau barang tidak tersedia, maka harga akan naik dan itu yang disebut inflasi. Karena itu pemerintah menjaga agar ketersediaan pangan tetap ada sehingga masyarakat bisa dapat membeli pangan dengan harga yang lebih terjangkau agar dapat menjamin kelangsungan hidup mereka,” jelasnya.
"Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah difokuskan di beberapa titik, pertama di wilayah, jumlah penduduknya besar seperti Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah. Kedua daerah tersebut dipilih sebagai lokasi sampel pantau pergerakan harga pangan yang dapat menjadi indikator bagi daerah lain di Maluku", jelas Vanath. Beliau mengapresiasi dukungan para distributor dan pelaku usaha yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dirinya berharap para pelaku usaha dapat berperan aktif menjaga stabilitas harga pangan di daerah. “Saya berterima kasih kepada para distributor yang ikut mendukung kegiatan ini. Membantu masyarakat melalui pasar murah sangat penting karena peroleh pahala. Membuat harga tetap stabil dan masyarakat bisa terbantu,” katanya. Dirinya juga berterimakasih kepada Ketapang yang kini dipimpin kadis Ina Waty Taher, karena kerja keras berkolaborasi dengan berbagai pihak sangat baik.
Selain itu, dirinya mengingatkan distributor agar tidak ada praktik penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran. Selanjutnya Vanath berkenan buka GPM, usai membuka kegiatan, Vanath secara simbolis membagikan bantuan sembako. Kepada masyarakat yang hadir, kemudian meninjau sejumlah stan Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Pangan Nasional, Kelik Budiana, staf ahli dan asisten Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Otoritas Jasa Keuangan, Kepala Stasiun TVRI Maluku, Kepala RRI Maluku, Satgas Pangan, Aster Kodam XV/Pattimura, Pimpinan Perum Bulog wilayah Maluku dan Maluku Utara, Direktur Utama ID Food, serta jajaran manajemen PT Panca Karya. (MB-01)
Sumber : https://malukubersatu.com/wagub-buka-gpm-ingatkan-distributor-tidak-timbun-barang-memicu-kenaikan-harga-di-pasaran-detail-462105