Ambon,MalukuBersatu.Com-Pada Rabu (05/03/25) Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath wakili Gubernur bersama Asisten dan beberapa OPD sampaikan menghimbau kepada masyarakat Maluku. Agar tidak panik dengan ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) menjelang hari - hari besar keagamaan seperti menjelang Hari Raya Idul Fitri. Yang kini seluruh umat Muslim sementara berada di bulan suci Ramadhan
Wagub katakan, ketersediaan Sembako untuk provinsi Maluku semuanya terkendali secara baik. Meskipun harus di akui ada beberapa komoditi yang terpantau bergerak naik. Namun semuanya itu telah diantisipasi dan dalam waktu singkat sudah terkendali. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dalam keterangan pers kepada wartawan di lantai dua kantor Gubernur Maluku.
Lanjutnya, untuk ketersediaan Sembako, Asisten II Setda Maluku Kasrul Selang akan berikan penjelasan. Selang katakan, berdasarkan pantauan dari tahun ke tahun terjadi peningkatan sebesar 15 persen misalnya beras, telur dan beberapa komoditi. Dan utuk Provinsi Maluku saat ini beras tersedia sebanyak sebanyak 21 ton. Selain itu yang menjadi pemicu kenaikan harga adalah bawang.
Ketersediaan bawang merah sampai hari ini lanjut Selang sebanyak 532 ton. Sementara kebutuhan akan bawang merah di Maluku sebanyak 430 ton." Itu berarti masyarakat Maluku tidak usah kuatir karena sampai hari Raya Idul Fitri masih Aman," ungkap Plt. Asisten II Setda Maluku. Begitu pula dengan ketersediaan daging di provinsi Maluku masih mencukupi.
Sedangkan menyangkut tersediaan telur menurut Selang sebanyak 4000 to, sementara kebutuhan kita akan telur hanya 1000 ton. Itu berarti ketahanan pangan kita akan telur masih tersedia untuk 4 bulan kedepan. "Gula pasir juga demikian ketersediaan cukup sampai habis lebaran. Termasuk minyak goreng dan juga masalah transportasi tetap di pantau, sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan" ujar Selang
Sementara ketersediaan minyak Tanah (Mitan) lanjut Selang, terpantau masih mencukupi untuk 60 hari kedepan. Guna mengantisipasi kenaikan harga Pemerintah Provinsi Maluku akan melakukan langkah-langkah berupa operasi pasar. Dan operasi pasar ini sesuai rencana akan dilakukan secara langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di beberapa tempat," ungkap Wagub
Sementara itu beberapa masyarakat yang ditemui terutama orang miskin, meminta wartawan tolong sampaikan kepada pemerintah. Jangan katakan semua tercukupkan tetapi tolong peduli kepada kating orang miskin sudah tidak mampu beli sembako beras saja yang Dolog dari Rp 12 ribu nai 13 ribu kini sudah naik 15 ribu. Begitupun dengan telur sudah naik sampai 2500 dan minyak tanah tolong survei di seputaran pantai Losari ada yang jual. Sampa 25 ribu bahkan 30 ribu.
"Yang sangat terasa katong krang miskin, kau pemerintah itu tidak tesara karena setiap tahun gaji naik, kalau kita tetap miskin dan lebih melarat tidak ada barang yang turun hanya hujan yang dapat kita nikmati," warga miskin kepada media. (MB-01)
Sumber : https://malukubersatu.com/wagub-warga-maluku-tidak-panik-dengan-ketersediaan-sembako-warga-harap-pemerintah-perhatikan-kenaikan-sembako-detail-456800