Wali Kota Pemkot Latih 650 Agenda Untuk Pendataan Penerima Bansos

Wali Kota Pemkot Latih 650 Agenda Untuk Pendataan Penerima Bansos

Ambon,MalukuBersatu.Com,-Terkait dengan data masyarakat miskin yang sampai kini belum akurat dimana Masih banyaknya data Bantuan Sosial yang tidak akurat. Maka membuat Pemerintah Kota Ambon kini lakukan  memperbaiki sistem penyaluran bantuan sosial (bansos). Yang dibuat melalui digitalisasi data penerima agar  supaya bantuan yang disalurkan oleh pemerintah benar benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh Penerima.

img-1778901386.jpg

Hal itu disampaikan Walikota Ambon saat memberikan keterangan pers pada Selasa (12/5/2026), di Balai Kota. Lanjutnya ada sebanyak 650 agen petugas telah dilatih untuk melakukan pendataan penerima bansos sesuai ketentuan yang berlaku. Sistem tersebut nantinya akan terintegrasi dengan data kependudukan melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Selanjutnya orang nomor satu ditubuh Pemkot itu menyatakan,  “Selama ini persoalan bansos adalah penerima yang tidak tepat sasaran. Kita ingin penerima bansos adalah mereka yang benar-benar membutuhkan. Ia menjelaskan, melalui sistem digital tersebut, data penerima akan memuat informasi pekerjaan, penghasilan, dan identitas penerima",tuturya.

img-1778901408.jpg
Sehingga potensi kesalahan maupun penyalahgunaan bantuan dapat diminimalisir. Lanjutnya, digitalisasi juga menjadi langkah untuk menghilangkan praktik kedekatan keluarga maupun hubungan tertentu dalam penyaluran bantuan sosial. Kalau sistemnya sudah terintegrasi, tidak mungkin orang yang tidak berhak bisa menerima bantuan,” katanya. Selain membahas bantuan sosial Wattimena juga menyoroti persoalan perizinan pembangunan di Kota Ambon.

Ia menegaskan pemerintah tidak akan memberikan izin pembangunan yang tidak sesuai ketentuan teknis. “Kalau tidak memenuhi syarat, jangan dipaksa diberi izin, semua harus melalui pertimbangan teknis OPD terkait. Terkait kondisi cuaca ekstrem, Wali Kota mengungkapkan terdapat satu titik longsor besar di kawasan Gadihu. Serta sejumlah titik longsor kecil lainnya akibat curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi belakangan",  harap jadi perhatian warga kota Ambon.

img-1778901573.jpg

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, terus mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana seperti longsor dan pohon tumbang. Terutama bagi warga yang tinggal di lereng bukit maupun dekat pepohonan besar. Ia juga mengingatkan masyarakat agar mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebelum membangun rumah guna menghindari risiko di kemudian hari.

Ditanyakan lagi soal empat kandidat Sekot yang kini sementara berproses kelanjutannya seperti apa. Terkait proses seleksi Sekretaris Kota (Sekot) Ambon dijelaskan seluruh tahapan seleksi telah selesai. Dan kini tinggal menunggu laporan panitia seleksi terkait tiga nama calon terbaik. “Kalau tiga besar sudah disampaikan, baru dipilih satu dan ada tiga yang telah masuk tiga besar karena memenuhi syarat,” terangnya.

Menyangkut proses seleksi ataupun siapa yang akan mendapat jatah menjadi Sekot, Wattimena mintakan  Publik untuk bersabar. Sebab semuanya tidak seperti membalik telapak tangan ada mekanismenya dimana kita menunggu dari panitia. Selanjutnya keputusan yang diambil soal siapa yang layak untuk jadi Sekot(MB-02)

Sumber : https://malukubersatu.com/wali-kota-pemkot-latih-650-agenda-untuk-pendataan-penerima-bansos-detail-462933