Ambon,MalukuBersatu.Com,-DPRD propinsi Maluku pada Senin (26/01/26) mengadakan pertemuan dengan mitra yang mendatangkan PAD berlangsung diruang Paripurna. Dipimpin langsung ketua DPRD Propinsi Maluku, Benhur Watubun dan para wakil serta semua komisi. Kegiatan dimulai dari pukul 14.00 WIT berakhir pukul 18.30 WIT. Selesai pertemuan saat wartawan memintakan pernyataan dari ketua DPRD Propinsi Maluku Benhur Watubun. Terkait ada kehadiran dari pengelola, pimpinan hotel Giia yang milik Pemerintah daerah.

Watubun dengan penuh sukacita menuturkan, kehadiran pihak ketiga yang mengelola mes Maluku atau kini bernama Hotel Giia. Dikarenakan ada surat teguran pertama dari Pemerintah Propinsi Maluku menyangkut belum lunasi pembayaran tahun 2025 selain itu ada kerusakan pada hotel. Dan kami telah melakukan pembicaraan secara terbuka diliput para wartawan sudah diberikan penjelasan dari pengelola hotel baik soal tunggakan maupun berbagai kerusakan hotel.
"Dan dari penjelasan itu telah banyak kritikan maupun berbagai masukan agar pihak pengelola dapat melakukan tanggungjawab dengan baik dan benar. Kami tetap berikan tanggungjawab untuk pengelola terus mengelola hotel tersebut. Dengan berbagai solusi yang sudah disampaikan dan kerjasama sama itu terus terbangun. Sesuai dengan apa yang disampaikan Anggota DPRD Maluku, kalau terlihat kini banyak pengunjung yang menginap", tuturnya.

Bahkan wisatawan luar negeri seperti Malaysia dan lainnya banyak yang pilih nginap di Hotel Giia, ini suatu hal baik yang mesti kita dukung bersama. Sembari katakan kami berharap menyangkut pembayaran harus berjalan dengan baik agar tidak ada teguran lagi. Saat ditanyakan berarti kerjasama akan berjalan terus, ya jelas terus berjalan karena bagus kok pengelolaannya sampai sekarang ini.
Sementara itu dari pertemuan hampir sebagian besar anggota dewan menyatakan mes Maluku yang kini berubah nama hotel Giia sangat baik pengelolaannya. Dan kalaupun ada temuan mengenai kerusakan itu dirasakan semua hotel demikian serta menyangkut teguran itu harusnya dari satu sampai tiga. Namun kami berikan apresiasi kepada pengelola baru teguran satu sudah perlihatkan niat baik hadir untuk kita bertatap muka.

Untuk sama-sama mencari solusi demi peningkatan Pendapatan Daerah, ini sesuatu yang luar biasa. Yang pasti kita bersyukur mes Maluku kini sangat baik dan banyak sekali warga Indonesia dan asing yang melirik hotel untuk tempat penginap. Kita janganlah melihat ada ini dan itu langsung berikan warning yang membuat kita sendiri akan dirugikan dalam hal ini pemerintah propinsi Maluku. Marilah kita bangun kerja sama untuk semuanya untuk Maluku pung bae.(MB-01)