Gub : Bersyukur Kemurahan Tuhan & Kehebatan Pilot Selamatkan Para Penumpang GIA
AMBON,MALUKUBERSATU.COM,–Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, pada syukuran HUT Partai Gerindra ke-18, Jumaat (06/02/26) saat dimintai komentar terhadap kejadian berada dalam pesawat Garuda yang terlambat mendarat di Bandara Pattimura. Dengan spontan beliau menceritakan, pada Kamis (05/02/26) dirinya bersama para penumpang pesawat tujuan Ambon. Dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 646 dari Jakarta tujuan Ambon.

Dalam penerbangan yang kurang lebih empat jam dan saat akan mendarat di lapangan terbang Pattimura. Pesawat sempat mengalami kesulitan mendarat akibat kondisi cuaca buruk yang terjadi dikota Ambon. Dikarenakan angin buritan yang cukup kencang diseputaran Bandara Pattimura, pada Kamis (05/02/26). Hingga Pesawat yang dijadwalkan mendarat sekitar pukul 15.10 WIT, terpaksa melakukan manuver di udara selama kurang lebih 80 menit.
Atau sekitar kurang lebih 1 jam 20 menit demi keselamatan penerbangan dengan jumlah puluhan penumpang. Sebagai penumpang yang ada dalam pesawat. "Gubernur menyampaikan rasa syukur karena pernyataan semesta keputusan kapten pilot dinilai sangat tepat. Katanya, pesawat sempat melakukan dua kali percobaan pendaratan, namun masih gagal akibat kuatnya angin buritan yang berbahaya untuk proses landing", tuturnya.

Dimana kondisi angin dari belakang yang cukup kencang, membuat kapten pilot memutuskan untuk tetap berada di udara dan melakukan manuver demi keselamatan kami semua para penumpang. Setelah merasa keadaan ada baik maka pilot kembali lakukan percobaan pendaratan barulah berhasil dikali yang ketiga. Pesawat pada akhirnya dapat mendarat dengan aman tanpa ada insiden.
"Penumpang pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada profesionalisme kapten pilot, co-pilot, awak kabin, serta seluruh kru Garuda Indonesia. Yang telah menjalankan prosedur keselamatan dengan sangat baik. Kami sangat mengapresiasi profesionalisme pilot, co-pilot, cabin crew, dan semua pihak. Berkat keputusan yang tepat, seluruh penumpang dapat mendarat dengan selamat", tandas Gubernur.

"Dikatakan peristiwa ini menjadi bukti pentingnya pengambilan keputusan yang tepat dalam dunia penerbangan. Terutama saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem, demi menjamin keselamatan seluruh penumpang. Lebih lagi sebagai orang beriman, kami semua bersyukur kepada Tuhan karena perlindunganNya. Maka tidak terjadi hal-hal yang tidak kami semua inginkan", Tuti Gubetnur penuh syukur.
Indonesia
English
Belum Ada Komentar