
Jemaat GPM Imanuel Gelar Berbagai Kegiatan Kemanusiaan Sambut Paskah Kristus
Ambon,MalukuBersatu.Com,-Menjelang hari-hari besar gerejawi dan nasional, jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Imanuel, dibawah kepemimpinan Pendeta Marchy Warella/Ubro. Telah terbentuk Panitia yang siap melaksanan tugas selama lima tahun dari periode 2025-2030. Kini untuk kegiatan keagamaan, menyongsong Paskah Kristus. Panitia sudah lakukan betbagai kegiatan, ketua panitia pelaksana Frans Datubanua kepada media di gedung Gereja Imanuel menuturkan.
Sebagai ketua, dibantu wakil ketua bung Patrick Moenandar dan sekretaris ibu Endang. Mengawali kegiatan yaitu melaksanakan Paskah Kristus dan serangkaian kegiatan dibuat menjelang Paskah. Mulai dengan pencanangan minggu-minggu sengsara Tuhan Yesus (Adventus).
Selain itu ada jalan santai untuk sehatkan tubuh, pemeriksaan kesehatan gratis hari Sabtu (29/03) 25) dilaksanakan bertepatan digelar sosialisasi kesehatan. Tujuan dari kegiatan yaitu agar warga Gereja dan juga masyarakat bisa mengenali apa yang dimaksudkan dengan medical check up. Hingga kedepan masyarakat bisa melakukan check up secara dini terhadap seluruh organ tubuh.
"Katakanlah seandainya ada gejala-gejala dalam tubuh sesuai dengan sosialisasi yang diterima, maka bisa melakukan inisiatif", tutur ketua. Apa yang dibuat Gereja ini juga sesungguhnya berkaitan dengan program dari pemerintah kota Ambon. Sehingga antara Gereja dan pemerintah telah terbangun kerja sama yang saling membutuhkan menuju kesejahteraan masyarakat.
Selanjutnya selesai sosialisasi ada lagi kegiatan pada (05/04/25) jalan santai yang berkaitan dengan kesehatan. Dan nanti puncaknya pada momen Paskah yang akan berlangsung pada (20/04/25). Dimana Jemaat Imanuel ada 17 sektor, untuk perayaan Paskah, awalnya disepakat lakukan pada masing-masing sektor. Namun diambil kesepakatan bersama lagi, 17 sektor semuanya berlangsung di Gereja Imanuel.
Dimana secara serentak pada jam 03.00 WIT semuanya arak-arakan dari setiap sektor dengan obor menuju gereja Induk. Sebutnya untuk obor kali ini miliki keunikan, karena harus didesain benar-benar obor Paskah agar warga jemaat dapat betul-betul memaknainya. Dalam artian umat mesti menghayati pengorbanan Kristus terhadap kehidupan kita.
Tujuannya, dapat jadikan penghayatan diri supaya setiap langkah kehidupan mencontohi keteladananNya. Selanjutnya kedepan masih ada lagi perayaan-perayaan hari besar Gerejawi maupun nasional dimana kita tetap ambil bagian untuk. Melaksanakan kegiatan- kegiatan itu. "Selaku panitia kami akan terus bergandengan tangan ambil tanggung jawab untuk mengelar semua acara baik-baiknya pada lingkup gereja maupun nasional" , terangnya.
Tambahnya disektor-sektor pun telah berlangsung beberapa agenda seperti pemeriksaan kesehatan gratis. Ada juga yang jalan santai tetapi untuk akbarnya pada (05/04/25). Dan untuk kegiatan sosialisasi kami kerjasama dengan klinik Prodia, kita minta para dokter menyampaikan hal-hal yang terkait dengan kesehatan, sebab itu sudah menjadi kebutuhan.
Narasumber ibu Inggrid akan sampaikan berbagai hal terkait masalah kesehatan kepada warga jemaat/masyarakat. Kita harus tahu hingga bisa mengidentifikasi sesungguhnya apa yang terjadi dengan kondisi fisik masing-masing. Artinya bicara kesehatan lebih baik mencegah daripada mengobati. Dan dengan penanganan yang cepat kita bisa terhindar dari berbagai penyakit.(MB-01)
Belum Ada Komentar