Nita Sadali Ie : Perempuan Maluku harus Terus Berjaya, Tidak Lagi Ada Perbedaan Dengan Kaum Pria
Ambon,MalukuBersatu.Com,- Ketua Dharma Wanita Propinsi Maluku yang juga perempuan tangguh sebagai Anggota Dewan Propinsi Maluku tepat pada Komisi II. Menghadiri perayaan hari Kartini yang dilaksanakan Dinas P3A yang diprakarsai istri Gubernur Maya Baby Lewerissa sebagai Ketua TP PKK Propinsi Maluku. Selesai acara, wartawan memintakan komentarnya sebagai perempuan yang punya andil di parlemen. Dengan penuh keakraban Nita Sadali Ie menyatakan, sudah saatnya perempuan Maluku/Kota Ambon bangkit.

"Lanjutnya, walaupun diakui sebagai ibu rumah tangga harus miliki tanggungjawab melihat keluarga, tetapi berkarya dan berkarir itu perlu. Beta sangat berterimakasih dan berikan apresiasi untuk kegiatan luar biasa ini berlangsung dengan sorotan tema "Kartini masa kini yang berkarya menuju Indonesia emas 2024". Kita tahu bersama walaupun Kartini sudah tidak ada namun semangat perjuangan untuk bangkitkan kaum perempuan harus tetap di Maluku dan dipertahankan dan bangkitkan perjuangkan kaum kita", tuturnya

Lanjutnya sangat termotivasi dengan acara talk show yang menampilkan pihak PLN, hingga sebagai anggota komisi II yang menjadi mitra PLN. Saya rasa ini kesempatan yang tepat sebagai wakil wakil perempuan sampaikan ke pihak PLN yang juga sesama kaum. Saya sampaikan aspirasi masyarakat terhadap berbagai keluhan PLN yang terjadi ditengah-tenga masyarakat. Alhamdulilah berbagai pertanyaan bisa terjawab dan Beta berharap apa yang merupakan masukan dapat direspon.

Dalam artian pihak PLN kiranya dapat melihat dari tagihan listrik sampai dengan token ada masalah secepatnya diselesaikan. Selain itu diminta penegasan soal tarif listrik dibulan lalu melonjak hingga masyarakat berikan keluhan ke komisi II DPRD Propinsi Maluku. Dimana biasa bayar 200 ribu di bulan kemarin, kini membekak sampai 500 ribu. Saat disinggung soal ini pengaruh terhadap BBM, ya itu salah satunya.

Saat ini kami sementara rapat dengan pihak Pertamina untuk memintakan penjelasan terkait pasokan BBM di propinsi Maluku. Mudah-mudahan pihak PT Pertamina menjawab semuanya terkait kuota yang harus tersedia pada 11 Kabupaten/kota. Disinggung soal Kartini dari Maluku yang terus berjuang sesuai harapan Ibu Kartini "Habis gelap terbit terang".

Itu sangat terinspirasi bagi Beta, hingga didunia pendidikan hingga merupakan tanggungjawab terus berkarya bagi keluarga dan masyarakat. Saat disinggung besok ibu akan diwisuda, ya benar Beta awali pendidikan sarjana S1 pada fakultas pertanian dan kini mengambil S2 pada fakultas hukum. Dikarenakan sebagai anggota dewan maka pilihannya ada pada bidang hukum berkaitan dengan tanggungjawab yang kini Beta jalani.

Dan Alhamdulillah kalau tidak ada halangan besok diwisuda kan pada Universitas Pattimura, wisuda kedua tahun 2026. Saat dimintakan pesan kepada Kartini-Kartini muda di Propinsi Maluku, Beta berharap kepada generasi muda terutama kaum perempuan untuk jangan hanya berdiam diri. Haruslah terus berkarya dan menuntut ilmu karena kini tidak ada lagi pembatasan antara kaum wanita dan kaum laki-laki.
"Sembari menyinggung dua hal yang jadi prioritas kesehatan dan pendidikan mesti dipegang sebab kalau kita tidak sehat maka tidak bisa mengejar pendidikan. Ini merupakan sektor penentu bagi generasi muda Maluku dan satu hal lagi tidak boleh terjerat narkoba dan lainnya", tutupnya.
Indonesia
English
Belum Ada Komentar