Ombudsman RI Didampingi Walikota Kunjungi Sekolah Terkait MBG
Ambon,MalukuBersatu.Com,-Untuk melihat secara langsung keberadaan siswa SD dan SMP berproses dalam program pemerintah pusat Makan Bergizi Gratis (MBG). Hari ini Selasa (28/06/26) pimpinan Ombudsman RI didampingi Walikota Ambon, Ombudsman perwakilan Maluku, Kapala dan gizi nasional perwakilan Maluku. Berkesempatan hadir untuk melihat dengan langsung bagaimana anak-anak sekolah nikmati bantuan pemerintah pusat tersebut.

Kunjungan yang ditetapkan oleh pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan Kota Ambon yaitu sekolah SMP N 6 Ambon dan SDN N 2 Negeri tanah tinggi. Saat hadir pihak Ombudsman dan Wali kota bersama rombongan diterima diterima dengan musik ciri khas Ambon yaitu totobuang. Sehingga terlihat rombongan sangat tersentuh dengan permainan alat musik oleh murid SMP.
Selanjutnya rombongan melaksanakan pemantauan dan peninjauan pembagian Program Makanan bergizi gratis terhadap siswa SMP 6 Ambon kelas VII yang merupakan murid baru. Terlihat mereka makan aman dan santai, dikesempatan itu terbangun dialog antara pimpinan Ombudsman kepala sekolah. Selain itu juga dengan para siswa terhadap maha makan gratis yang setiap hari menjadi jatah para murid.
Selesai dari SMP N 6 Ambon dilanjutkan SD 2 Tanah Tinggi dan diterima oleh kepala sekolah. Hal yang sama dilakukan juga kada SD Negeri Tanah Tinggi. Kehadiran rombongan baik pusat maupun daerah itu untuk pantau dan memastikan pembagian program Makanan Bergizi gratis di kedua sekolah tersebut berjalan aman dan lancar atau tidak. Selesai kunjungan tersebut kepada media Walikota Bodewin Wattimena mengapresiasi Lembaga Ombudsman RI.

Yang mau peduli serta mau meninjau program MBG yang ada di sekolah sekolah N 2 dan SMP 6 sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan. Wattimena mengatakan program MBG dari pemerintah pusat yang disalurkan di sekolah sekolah sangat bermanfaat dan sangat membantu siswa dalam proses belajar, lanjutnya program MBG sangat baik bagi pemerintah kota Ambon namun disisi lain Walikota mengaku masih ada kendala.
Untuk itu dikatakan, terhadap kendala yang dihadapi dan masih ada kekurangan yang terjadi perlu sekali dilakukan pembenahan. Sembari sampaikan penyaluran MGB dikota Ambon masih juga masih terkendala letak geografi. Masih banyak sekolah sekolah dikota ambon belum tersentuh program makanan bergizi gratis seperti di Daerah Leitimur Selatan.

“kita sudah koordinasi dengan kepala Badan gizi Nasional provinsi Maluku guna memastikan kendala yang ada terselesaikan. Saya berharap program MBG ini dapat berjalan karena banyak ana-anak yang mungkin ke sekolah belum dan harus tersalur pada semua kecamatan desa dan negeri yang ada dikota Ambon", tuturnya.(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar