Pariwisata Kota Ambon Jadikan Festival Imlek Event Tahunan Bagi Keturunan Tionghoa & Masyarakat
Ambon,MalukuBersatu.Com,-Waki Kota Ambon Bodewin M Wattimena berkenan hadir pada perayaan festival Imlek 2026, tahun baru China 2577 Kongzili. Ya g berlangsung pada Sabtu (14/02/26) diruang terbuka Pattimura Part, dimana kegiatan yang bernuansa religius tersebut sangat. Dipadati warga keturunan Tionghoa dan juga masyarakat kota Ambon. Dalam sambutan, Wali Kota berterimakasih kepada panitia pelaksana Dispar Kota Ambon dengan yayasan Simpati.

"Kita patut bersyukur kepada TYMK, kegiatan dapat berjalan sukses dan sangat luar biasa. Beta ingat ditahun 2024 kita launching dan tetapkan festival ini dalam kalender Pariwisata dan sampai kini terus berlangsung ini menggambarkan katong par Ambon, Ambon par samua. Itu nyata tidak hanya sebatas slogan, sebab ini sebagai tindakan nyata bagi seluruh warga kota Ambon", ungkapnya.
Lanjutnya, disetiap tahun Pemkot telah menetapkan kempat event yang berhubungan dengan nuansa keagamaan antara lain. Jalan Salib, Festival Ramadhan, Imlek dan Santa Claus, ini merupakan dukungan bagi Event Pariwisata kota Ambon. Tambahnya, bagi pemerintah kota Ambon ini sebagai wujud keterpangilan Pemkot yang nota dapat berikan akses bagi warga kota Ambon. Dan festival Imlek ini juga bertepatan dengan hari Valentine Day.

Hingga festival Imlek sesuatu yang baik untuk warga kota Ambon dapat mengerti dan mengenal tradisi warga keturunan Tionghoa. Sebab diacara penuh sukacita itu ada digelarkan aktraksi barongsai yang membuat ketertarikan warga kota Ambon. Dari acara ini katong meletakan kota Ambon paling depan harapan terbangun persaudaraan dan persatuan diantara warga kota Ambon. Tanpa ada perbedaan, katong menjaga Ambon dalam semangat orang Basudara.
Dan paling penuh sukacita diacara bernuansa religius ini ada sentuhan kasih, diberikan bagi warga yang membutuhkan. "Saling berbagi untuk basudara yang dalam kehidupannya kurang beruntung baik warga keturunan maupun warga lainnya itu sangat miliki msk a penting. Selain itu dari ungkapan hati warga Tionghoa siap dukung Pemkot terutama dalam masalah sampah, kami sangat berterima kasih", tuturnya.

Sembari katakan kedepan akan jadi perhatian Pemkot untuk merubah tempat sampah beton dengan tempat sampah plastik. Selain itu juga akan siapkan tempat sampah kecil untuk masuk dalam lorong-lorong memudahkan pengangkutan sampah. Sembari cerita singkat dirinya waktu kecil yang juga miliki ibu Tionghoa.
"Beta ada darah Tionghoa dari mama, waktu kecil mama punya toko, tapi katong ampi setiap hari makan bubur, saat ditanya kenapa setiap hari makan bubur. Katanya baru mulai berdagang/usaha seng boleh boros. Selain itu barang yang dijual lebih murah dari toko lain yang berdekatan ditanya biar untung kecil asal laku setiap hari", tandasnya .

"Akhir dari sambutan Wali Kota, selamat rayakan Imlek tahun 2026, apa yang tadi Beta sampaikan. Katong ambil sebagai pesan dari suatu pengalaman hidup berkaitan situasi yang sekarang sedang kita hadapi yang tidak baik-baik saja. Dengan pemahaman yang ada kita bisa hadapi tantangan mari jadikan momentum ini untuk kita berusaha ikhtiar, kokoh. Dan yang terbaik buat kota Ambon akan berjuang dan berusaha melompat lewati semuanya. Beta par Ambon, Ambon par samua mari bergerak untuk Ambon pung bae", ungkapnya.(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar