
Pejuang Lawamena Berkumpul Buka Puasa Bersama, Asagaff Kita Sekarang Satu Tidak terkotak Untuk Maluku Pung Bae
Ambon, MalukuBersatu.Com,-mensyukuri kemurahan Tuhan Yang Maha Esa untuk terpilihnya pasangan Lawamena sampai telah dilantik. Hingga pada Kamis (06/03/25) kedua pasangan yang saling mengisi itu mengelar buka puasa bersamanya di rumah dinas Wakil Gubernur Abdullah Vanath. Menghadirkan seluruh pendukung dan simpatisan Lawamena. Dari segala tempat bskupul satu hati buat Maluku pung bae.
Mengawali buka puasa bersama, Wakil Gubernur Abdullah Vanath sampaikan hari ini beta dan Pa Gubernur adakan berbuka bersama. Dengan katong pung relawan Lawamena, pendukung dan simpatisan. Katong harus buat untuk selalu ada dalam kebersamaan namun beya mau bilang sekarang ini katong sudah milik seluruh rakyat Maluku yang berada di 11 Kabupaten/kota.
Orang nomor dua di Maluku itu menyatakan, bulan suci Ramadhan dan buka puasa bersama relawan ini mesti dimaknai sebagai momen untuk terus menebar kebaikan dan kita terus menyatu. Dimintakan, untuk teruslah mendekatkan diri kepada Allah SWT serta tingkatkan amal ibadah, serta terus merekatkan silaturahmi di antara katong orang basudara di bumi Maluku. Beta dan pa Gubernur bisa ada untuk Maluku karena dukungan serta kerja keras relawan.
Sementara itu ketua tim pemenangan Said Asaggaf mantan Gubernur Maluku dalam sambutan mengatakan. Beda sangat berterimakasih kepada semua tim relawan, tim pemenangan dan simpatisan. Mari katang semua bersatu dukung Gubernur dan Wakil Gubernur, untuk melaksanakan tugas bangun Maluku. Sekarang ini tidak ada lagi pengkotak-kotakan, kita semua ada dalam bingkai kekeluargaan bagi Maluku pung bae.
Katong samua ingin membangun Maluku yang aman, sejati berguguskan kepulauan berkelanjutan. Saya sangat berterima kasih kepada sekretaris tim Cak Saimima, saat berkampanye beliau sakit dirawat 3 tetapi tidak mau memberitahukan kita. Itulah tim yang sejati dan dn solid. Lanjutnya kepada semua tim yang mengikuti Laeamena saya kembali sampaikan Terima kasih katong dapat baku dapa dirumah dinas Wagub untuk berbuka bersama.
Sementara itu Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa saat berikan sambutan menyatakan yang pertama beta sebut tamu baru terakhir tuan rumah. Yang beta hormati dan sangat cintai tim pemenangan, ketua dan sekretaris, tim relawan serta para pimpinan dan tokoh agama, pemuda, perempuan dan masyarakat yang hadir. Kita mesti bersukur kepada Tuhan katong bisa bakumpul orang basudaran bersama seluruh pendukung
Dalam keadaan penuh sukacita sebagai Gubernur dan Wakil haturkan danke banyak katong bisa bakumpul dan peroleh amanah yang baik. Di bulan suci ini. Mudah namun apa yang kita buat mulia dalam.spirit orang basudara, beta ajak marilah katong kembali merajut ikatan peradaban hidup orang basudata. Karena semua tim lawamena lung niat suci berjuang tidak hanya buat tim tapi semua masyarakat Maluku.
Jadi beta berharap tim harus terawat dan solid beta minta dukungan dari basudara karena katong butuhkan dalam proses membangun Maluku lebih baik kedepan. Momentum Bulan suci ramadhan yang penuh berkah ini tidak terasa sudah masuk hari ke-enam. Semoga dengan ibadah puasa yang dijalani warga muslim dapat selesaikan dan dapat curahan rahmat yang menimpa dari Allah SWT.
Serta menjadi yang terbaik, bertakwa serta jadi sumber rahmat untuk sesama. Bulan suci adalah sesuatu yang istimewa dan jadi berkat bagi umat muslim , Bulan Ramadhan seluruh dunia laksanakan tidak makan dan minum dari pagi hingga petang. Hindari tindakan tidak benar harusll sabar dan jujur pengendalian diri dan kepedulian sosial dengan sesama.
Disebut, ibadah puasa sebagai pelatihan rohani karena kita harus berbagi dengan sesama diakhir ibadah dituntut bayar sakat fitra bagi warga miskin. Dari kegiatan yang religius ini, kita dapat tingkatkan derajat, mudah mudah umat muslim dalam memontum ini terus intropeksi diri jadilah lebih baik dan bermanfaat bagi semesta. Sampai saat ini di Maluku masih ada penganguran, AIDS, korupsi.
Dengan momentum mulia ini kita dapat merubah diri dan tingkatkan j kwalitas kerukunan antar umat beragama. Mari kita saling mencintai sebagai mana petuah orang Maluku potong dikuku rasa didanging, ale rasa beta rasa dan sagu sakempeng dipatah dua.(MB-01)
Belum Ada Komentar