ARTIKEL POPULER

Raja Rutong : Latupati Kota Ambon Bersilaturahmi Pangdam XV Pattimura Jalin Persaudaraan & Bangun Komunikasi

Raja Rutong : Latupati Kota Ambon Bersilaturahmi Pangdam XV Pattimura Jalin Persaudaraan & Bangun Komunikasi

Ambon,MalukuBersatu.Com,-Merasa sangat perlu bertemu para pimpinan daerah, membuat Majelis Latupati Kota Ambon bertemu Pangdam XV/Pattimura. Bersilaturahmi, perkuat Persaudaraan dan Kemanunggalan TNI–Masyarakat Adat Maluku. Karena ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan persaudaraan sekaligus membangun komunikasi. Dan kemitraan antara TNI dengan para Raja, negeri-negeri adat, dan masyarakat adat di Maluku.

img-1789099066.jpg

Ketua Majelis Latupati Kota Ambon, Reza Valdo Maspaitella, sangat miliki perhatian dalam berbagai tatanan hidup kepada m dia dikatakan. Kunjungan tersebut pertama-tama dilandasi semangat orang basudara dan pertemuan tidak semata-mata ditempatkan sebagai hubungan formal antarlembaga. Tetapi juga  sebagai perjumpaan untuk membangun rasa saling mengenal, saling menghormati, dan kepercayaan antara TNI dan masyarakat adat.

“Kami datang pertama-tama dalam semangat orang basudara, para Raja, dan masyarakat adat adalah bagian dari kehidupan masyarakat Maluku. Karena itu, hubungan yang kita bangun harus berangkat dari persaudaraan, saling menghormati, dan tanggung jawab bersama untuk menjaga negeri ini. Kita tahu Maluku sebagai Bumi Raja-Raja, hingga dalam pertemuan tersebut, Majelis Latupati juga menyampaikan kepada Pangdam mengenai latar belakang sejarah dan karakter Maluku sebagai Bumi Raja-Raja", ujarnya.

Negeri-negeri adat di Maluku telah tumbuh dengan sistem kepemimpinan, pranata adat, hubungan antarnegeri, serta nilai-nilai sosial dan kebudayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Menurut Majelis Latupati, sejarah tersebut penting dipahami karena keberadaan Raja dan negeri adat bukan semata-mata bagian dari warisan masa lalu. Kelembagaan adat masih memiliki peranan strategis dalam kehidupan masyarakat, termasuk menjaga persaudaraan.

img-1789099082.jpg

Membangun harmoni sosial, memelihara nilai budaya dan kearifan lokal, serta memperkuat kehidupan masyarakat dari tingkat negeri. Nilai-nilai seperti pela-gandong, hidup orang basudara, gotong royong, penghormatan kepada negeri dan leluhur. Serta tanggung jawab menjaga kehidupan bersama merupakan modal sosial yang sangat penting bagi Maluku. Karena itu, penguatan negeri adat pada hakikatnya juga merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat dan persatuan Indonesia.

Dengan demikian untuk memperkuat Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Adat maka pertemuan tersebut dilakukan.  Sekaligus membuka ruang untuk membangun hubungan yang lebih erat antara Kodam XV/Pattimura, Majelis Latupati, para Raja, dan negeri-negeri adat. Lanjutnya, Majelis Latupati memandang konsep kemanunggalan TNI dan rakyat di Maluku memiliki karakter yang khas. Karena masyarakat hidup dalam komunitas negeri-negeri adat yang memiliki struktur kepemimpinan dan pranata sosialnya masing-masing.

Karena itu, para Raja dan pemimpin adat dapat menjadi mitra strategis TNI dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Serta bersama-sama menjaga kedamaian, persatuan, dan ketahanan sosial di tingkat negeri. “TNI dan masyarakat adat tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Di Bumi Raja-Raja ini kita memiliki tanggung jawab yang sama: menjaga negeri, menjaga persaudaraan, menjaga kedamaian, dan menjaga Indonesia,” kata Reza.

Ke depan, Majelis Latupati Kota Ambon berharap silaturahmi tersebut dapat berkembang menjadi kemitraan yang konkret. Antara lain dalam penguatan wawasan kebangsaan, pembinaan generasi muda, ketahanan sosial masyarakat, pelestarian nilai budaya dan kearifan lokal. Serta berbagai kegiatan yang memperkuat keamanan dan kedamaian di negeri-negeri adat.

Menurut Majelis Latupati, kemitraan tersebut harus dibangun dengan semangat bahwa TNI hadir bersama masyarakat. Sementara para Raja dan pemimpin adat ikut mengambil tanggung jawab dalam menjaga ketenteraman dan persatuan di wilayahnya masing-masing. Kita miliki Tiga Batu Tungku Menjaga Maluku dan dalam konteks yang lebih luas, Majelis Latupati juga memandang kehidupan masyarakat Maluku selama ini ditopang oleh kekuatan yang saling melengkapi antara pemerintah, adat, dan agama.

img-1789099099.jpg

Ketiga unsur tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat. Terlebih Maluku memiliki perjalanan sejarah yang panjang dan pernah mengalami berbagai dinamika sosial. Karena itu, hubungan TNI dengan masyarakat adat juga perlu ditempatkan dalam ekosistem kolaborasi yang lebih luas bersama pemerintah, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat.

Majelis Latupati berharap pertemuan dengan Pangdam XV/Pattimura menjadi awal dari hubungan jangka panjang yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Tetapi berkembang menjadi kerja bersama yang memberikan manfaat nyata bagi negeri-negeri adat dan masyarakat Maluku. “Dari Bumi Raja-Raja, TNI dan masyarakat adat berjalan bersama—menjaga negeri, merawat persaudaraan, menjaga kedamaian, dan memperkokoh Indonesia", tutup Reza Valdo Maspaitella Raja Rutong Ketua Latupati Kota Ambon.(MB-01)


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

ARTIKEL SERBA --SERBI

Lorem Ipsum is simply dummy text of ...

Nisa Rahmawati

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the ...

Steven

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the ...

Micky Zack

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the ...

Clara Pedirica
Kategori