Singerin Lepas Balon Tanda Pencanangan HUT ke-69 Dimulai Dengan Takut Akan Tuhan
Ambon,MalukuBersatu.Com,-SMA Kristen YPKPM hari ini melakukan pencanangan Songsong HUT ke-69 pada (14/10/26) dan pada kesempatan yang penuh sukacita itu. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan propinsi Maluku Dr Loce Singerin berkesempatan hadir untuk berikan spirit dan motivasi bagi lembaga tersebut. Ibu kadis sebelum lakukan pencanangan dalam sambutan menuturkan, pada acara yang baik ini saya ucapkan salam hormat.


Bagi pengurus komite yang dipimpin Dr Michael Wattimena, SE SH MM dan bagi kita semua yang hadir baik alumni maupun undangan lainnya dan yang sangat Beta banggakan para siswa dari kelas 10, 11 dan 12 SMA Kristen YPKPM Ambon. "Usia 69 tahun kalau ditingkat perguruan tinggi itu berarti sudah siap masuk masa pensiun. Namun kita memastikan pernyataan Tuhan sempurna adanya bagi generasi SMA Kristen YPKPM Ambon", tuturnya.
Lanjutnya 69 generasi yang mengukir cerita tentang kebaikan Tuhan Yesus atas segala karya dan kerja baik bagi yang sudah pulang pada pemilik hidup. Tapi juga ada yang kini menikmati usia senja serta anak-anak kita yang kini ada dibangku sekolah. Dimana ada orang tua yang menjadi pengurus komite sekolah, kenapa hut itu harus dicanangkan setiap tahun.


Pencanangan ini bagi kami adalah moment yang sangat penting untuk mencanangkan komitmen bersama kita, sebagai kepsek, guru, tenaga kependidikan dan anak-anak. Sebagai alumni, orang tua dan yayasan untuk kita mengedepankan iman takut Tuhan karena pengetahuan yang dilandasi karakter tidak ada hal lain yang perlu kita canangkan. Yang pertama kita canangkan bahwa Tuhan Yesus besar.
Tuhan Yesus kasih kesempatan untuk 69 generasi berbicara tentang kebaikan dan kemurahan sang pemberi hidup, hari ini ketika kita canangkan 69 tahun. Kita baharui komitmen kita kalau kemarin ada anak-anak yang masih terlibat tauran sudah tidak boleh lagi kita walaupun tidak boleh lagi ada guru yang masih malas tidak boleh lagi ada orang tua yang hampir suam membiayai anaknya sudah cukup sampai di SMA tidak boleh lagi.


Orang tua harus mengantar anak-anak menjadi generasi emas bangsa tapi juga menjadi generasi emas gereja Protestan Maluku. Untuk menyaksikan dan menyongsong Indonesia emas 2045, 69 tahun sebagai guru harus mengajar anak berulang-ulang. Saya selalu sampaikan hitunglah dimana masa keemasan sekolah kita berada dan buat lis SMA Kristen YPKPM sudah sebarkan alumni salah satunya Dr Michael Wattimena, Abas Orno dan lainnya.
Dan itu model bagi anak-anak kita bahwa bertumbuh bersama Tuhan dan berakar dalam karakter adalah tujuan dan mimpi utama kita untuk mencapai tujuan nasional pendidikan. Karena karakter adalah dasar yang paling utama mengugurkan sesuatu yang tidak baik demi mencapai masa depan yang baik. Walaupun anak cerdas tapi pengetahuan agama tidak baik juga menjadi hal yang harus jadi perhatian orang tua dan kita bersama.


Saya percaya lembaga ini adalah pelaku sejarah mengukir karakter menopang Indonesia untuk generasi Maluk menyongsong Indonesia emas 2045. karena itu atas nama pemerintah provinsi Maluku khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku kami menyampaikan terima kasih.
Dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan pembinaan pendidikan Kristen Protestan Maluku, kepala sekolah dewan ibu guru tenaga pendidikan. Pengurus komite, orang tua dan anak-anak sekalian yang masih mau menopang pemerintah dari sisi karakter. Berteduh dibawah SMA Kristen untuk berikan kesaksian kepada dunia bahwa sekolah tidak hanya jadi tempat untuk peningkatan pengetahuan.

Tetapi jadi tempat untuk perubahan karakter bersama dengan SMA Kristen YPKPM, dinas pendidikan propinsi Maluku akan berjalan bersama untuk mendapatkan generasi emas yang cerdas, berkarakter dan unggul menyongsong Indonesia emas 2045 para Maluku pung bae. Kalianlah harapan gereja, bangsa harapan Maluku, marilah kembalikan kepercayaan bagi Tuhan Yesus dengan menampilkan hal-hal terbaik.
Selamat untuk merayakan menyongsong perayaan HUT ke-69 SMA Kristen dan pencanangan bulan bahasa tahun 2026. Ibu kadis ingatkan bagi untuk anak-anakku, hari ini bahasa kita terukur lewat medsos, terukur lewat komunikasi-komunikasi. Bulan bahasa mengingatkan sopan santun berbahasa gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Harus dibiasakan pada ruang kelas dirumah dan tempat lain dimana kita berada.

Sebab hari ini angka literasi kita menurun karena bahasa ibu memahami setiap bacaan numarasi kita diingatkan tolong bulan bahasa berharap kita hargai bahasa yang benar . Karena lewat guru dan orang tuan didapatkan bahasa yang benar. Tetapi dari anak berkarakter, berbahasa, berbudi baik par Maluku pung Bae Tuhan Yesus berkati kita semua. Diakhir acara pencanangan ada doorprize yang diberikan ketua komite Bung Michael Wattimena (MB-02)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar