Siswa SLB Yacob Lewerissa Masuk Kategori Terbaik Tampilkan 6 Karya Lukisan
Ambon,MalukuBersatu.Com,-Pada Pameran seni rupa dan kriya yang hari ini Selasa (11/08/26) digelar UPTD Taman Budaya menampilkan yang terbaik dari 26 siswa pada jenjang SMA, SMK dan SLB. para pelajar SMA, SMK dan SLB. Dan dari puluhan murid itu satu siswa berasal dari Sekolah Luar Biasa atas nama Yacob Lewerissa. Siswa tersebut berhasil tampilkan enam karya lukisan terbaik pada pameran yang mengusung tema "Harmoni Talenta Maluku".

Saat media ini mencoba untuk bercerita dengannya, tanpa merasa malu, walaupun yang disampaikan sangat tidak jelas. "Tetapi dari apa yang dikatakan sangat bersyukur kepada Tuhan Yesus, seng sangka Beta pung lukisan masuk dalam pameran. Apa yang Beta rasakan tidak bisa tetapi tidak mustahil bagiNya. Hingga boleh menciptakan karya lukisan sebanyak enam seni enam karya, ungkapan hatinya itu penuh makna.
"Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus, Helga Sahetapy turut hadiri kegiatan tersebut, saat dimintai komentarnya terhadap keberhasilan siswa SLB berikan karya seni lukisnya itu. Kepada media disampaikan yang pertama kami harus bersyukur dan berikan semangat dan motivasi baginya. Lanjutnya mereka itu merupakan anak Indonesia yang mesti diperlakukan sama dengan anak-anakku normal", tuturnya.

Dan untuk diketahui anak-anak berkebutuhan khusus sangat mendapat perhatian luar biasa dari pemerintah baik pusat dan daerah. Untuk Maluku Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Prof S Singerin sangat serius berikan perhatian terhadap berbagai keberadaan mereka. Dengan berikan tanggungjawab kepada Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus, sebagai Kabid setiap saat saya melakukan komunikasi dengan para kepala sekolah.
"Untuk menanyakan berbagai perkembangan siswa sesuai dengan keberadaan mereka masing-masing siswa. Dan komunikasi berjalan sangat baik hingga ada keterwakilan peserta dari SLB dan tidak hanya sekedar tampil tetapi boleh tampilkan yang tebaik. Ada enam karya lukisan yang dibuat ini sesuatu hal yang luar biasa karena tidak kalah bersaing dengan para siswa reguler. Kami akan terus berikan perhatian serius sehingga mereka merasa tidak merasa dikucilkan semuanya par Maluku pung bae", ungkap Sahetapy.

(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar