
UPTD MUSIUM SIWALIMA KINI TELAH GUNAKAN DIGITALISASI UNTUK SETOR RETRIBUSI
Ambon, MalukuBersatu. Com,-Badan Pendapatan Daerah Propinsi Maluku (Bapenda) yang kini di pimpin Ibu Ina Wati Taher di tahun 2025 ini terus giat melakukan berbagai sosialisasi. Terutama kepada 30 OPD berkaitan dengan retribusi pemasukan kepada daerah (PAD). Sesuai Informasi yang diperoleh media ini, kerja keras yang dilakukan Bapenda disebabkan tahun ini pendapat daerah ditetapkan yang ditetapkan sebesar 77,80 Miliar.
Sehingga untuk mendapatkan nilai yang sangat besar tersebut, pihak Badan Pendapatan Daerah harus terus melakukan kolaborasi. Dengan berbagai para OPD yang berurusan pemasukan kepada daerah salah satunya Musium Siwalima. Yang merupakan UPTD dibawa kendali Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dibawa kepemimpinan Plt Ul Joisangadji.
Terkait dengan pendapatan yang ada pada UPTD Muslim Siwalima terhadap kunjungan dari sekolah dan berbagai pengunjung untuk melihat situs budaya. Dengan demikian kantor yang dipimpin Darwin Lawalatta, berdasarkan m informasi yang diperoleh media ini saat kegiatan sosialisasi bagi OPD. Musium Siwalima adalah salah satu yang telah mengunakan pembayaran Non Tunai lewat Digitalisasi M-post.
Sehingga dengan adanya alat tersebut, memudahkan pihak Musium pihak untuk menyetor retribusi, tidak lagi ke bank. Museum Siwalima oleh pengelola yakni oordinator dalam hal ini BAPENDA Prov Maluku sangat berikan apresiasi. Karena turut berinovasi demi kemajuan Propinsi Maluku, sekali lagi UPT Musium Siwalima telah gunakan Pembayaran NonTunai-Digitalisasi. Dengan menggunakan M-Post, cara tersebut buat tentu PAD meningkat demi Maluku maju.
Terkait dengan pembayaran elektronik saat dikonfirmasikan ke UPTD MUSIUM SIWALIMA melalui Kepala Tata Usaha Ibu Meviei Mailoa. Ibu yang akrab dengan. Wartawan itu membenarkan pihaknya telah gunakan Digitalusasi kalau kini untuk bayar retribusi. "Kami telah gunakan pembayaran lewat digitalisasi dan itu sangat membantu" Tuturnya.
"Kini kami tidak lagi ke Bank Maluku untuk menyetor, sudah gunakan elektronik. Mempermudah berikan pemasukan kepada daerah yakni Pemerintah Propinsi Maluku. Ditambahkannya Digitalisasi milik UPTD Musium Siwalima tamu yang pertama membayar memakai alat elektronik adalah tamu dari Kepulauan Riau", tutur Mailoa. (MB-01)
Belum Ada Komentar