ARTIKEL POPULER

Wattimena : Konser Tampilkan 4 Group Suarakan Jati Diri Merawat Karya Seni  Pertemukan Perbedaan Dalam Kebudayaan

Wattimena : Konser Tampilkan 4 Group Suarakan Jati Diri Merawat Karya Seni Pertemukan Perbedaan Dalam Kebudayaan

Ambon,MalukuBersatu.Com,-UPTD Taman Budaya melalui Panitia pelaksana "konser musisi muda Maluku tahun 2026', Elis Wattimena berkenan sampaikan laporan kegiatan yang digelar pada Rabu (28/10/26). Awali laporan panitia sampaikan terima kasih atas kehadiran para undangan, para pencinta musik dan peserta pentasan. Kami bersyukur acara konser boleh terlaksana dari hasil  kegiatan worshop yang telah berlangsung pada bulan Agustus 2026.

img-1793281559.jpg

Beta menyapa semua yang hadir dalam budaya, lestarikan budayaku, ada 30 peserta didik tingkat lanjutan atas   dan terbagi dalam  empat kelompok. Siap presentasikan kemampuan mereka dalam konser musisi muda Maluku. Selaku panitia kami sampaikan semangat bersama menghidupkan kebudayaan, dari keagungan  cintaNya lahir inspirasi dari debut kehidupan mengalir irama dan dari kedalaman jiwa bersemi karya  seni.

Yang melambung kata dan nafas peradaban yang menghidupkan  warisan budaya dari generasi ke generasi. "Kami dari panitia jadikan pohon beringin sebagai pengikat kebudayaan,  dimana ada pohon yang tumbuh bukan hanya meninggi tetapi  untuk menaungi.  ada akar yang tertanam bukan hanya untuk menguatkan batang namun menjaga kehidupan dan ada musik yang lahir Bukan hanya Untuk didengar", tuturnya

img-1793282021.jpg

Melainkan untuk menyuarakan  jati diri merawat ingatan  dan mempertemukan perbedaan dalam satu harmonis. Itulah semangat yang kami hadirkan melalui konser musisi muda Maluku tahun 2016 , dengan tema "beringin dua satu pohon seribu suara" yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku melalui Taman Budaya.  Sekaligus rayakan  momentum 98 tahun hari sumpah pemuda patriotik gigih  berempati pemuda untuk  Indonesia.

"Lanjutnya, Beringin tua adalah lambang keteguhan akar budaya, tempat bernaungnya keberagaman dan berkumpulnya generasi dari satu pohon tumbuh banyak cabang. Dari satu tanah lahir beragam suara itulah Maluku, walau berbeda irama, warna tetapi tetap berakar pada tanah dan kebudayaan yang sama.  konser ini merupakan wujud implementasi undang-undang dan peraturan presiden tentang  desain besar manajemen nasional", ungkspnya.

img-1793282189.jpg

Selanjutnya, melalui pembinaan, pengembangan dan prestasi karya unggulan talenta muda dibidang seni musik lahir  sebuah langka strategis.  Untuk memastikan talenta budaya Maluku tidak hanya memiliki kemampuan  tetapi juga  peroleh ruang untuk  bertumbuh, berkarya  dan berprestasi. Sebanyak 30 peserta  kembali bertemu dipertemukan dalam proses kreatif yang lebih matang di bawah pendampingan dua narasumber sekaligus penata artistik igor sopamena dan Rido kainama.

Para peserta mengolah pengalaman mempertemukan gagasan meramu bunyi dan membangun identitas musikal. Mereka terbagi dalam  4 kelompok musisi muda yang nantinya akan mempersembahkan karya unggulan hasil worshop. Setiap kelompok hadir dengan karakter,  eksplorasi dan ekspresi musikalnya sendiri.

img-1793282452.jpg

Diman akan tampil  empat warna, empat cara bertutur tetapi berpijak pada semangat yang sama. Keempat  kelompok ini masing-masing kunsura, matawali projek, Hela dan kasunawa. Konser juga dirangkai  penyerahan buku lagu karya seniman  Maluku tahun 2005. Hasil kerja berkesenian dari 5 penulis lagu masing-masing Dece Matulapelwa, Leo Parinussa, Geral Huwae, Mesak Malioi dan Stany latumahina. 

Buku tetsebut adalah  jejak kreativitas ikatan budaya dan kekayaan rasa yang diwariskan dari generasi ke generasi.  Semoga buku ini menjadi ruang untuk karya tetap hidup  bagi musik untuk tetap bertumbuh dan bagi suara seniman Maluku. Untuk kedepan semakin dikenal di apresiasi serta diwariskan sebagai bagian dari  kekayaan budaya Indonesia.

img-1793282771.jpg

Mengakhiri laporan panitia, disampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada kementrian kebudayaan Republik Indonesia. Pemerintah propinsi Maluku khususnya Dinas pendidikan dan kebudayaan, atas dukungan terhadap pengembangan  talenta dan seni budaya. Kiranya kedepan pegiat musik semakin berkarya dengan berbagai inovasi.

"Terimakasih kepada seluruh peserta tim pelaksana dan semua pihak yang telah membantu  suksesnya kegiatan ini. Ijinkan kami panitia pelaksana menutup laporan dengan sebuah keyakinan.  Beringin tua boleh berdiri dengan satu batang tetapi ia hidup melalui ribuan ranting dan dedaunan.  Maluku boleh berakar pada satu tanah tetapi kebudayaannya akan terus tumbuh melalui 1000 suara", tutupnya.

img-1793283052.jpg

(MB-01)


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

ARTIKEL SERBA --SERBI

Lorem Ipsum is simply dummy text of ...

Nisa Rahmawati

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the ...

Steven

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the ...

Micky Zack

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the ...

Clara Pedirica
Kategori