BMW : Lulusan Unpatti Mesti Miliki Mental Baja & Berani Bersaing dan Berkontribusi Bangun Maluku
AMBON, lMALUKUBERSATU.COM,–Dr Michael Wattimena,SE.SH.MM, Tenaga Ahli Menteri ESDM dan Komisaris PT Pertamina Internasional Shipping, sebagai salah satu anak muda Maluku yang miliki kepedulian besar bagi negeri tercintanya. Disaat ini dirinya dipercayakan selaku Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura (FEB Unpatti), hari ini Sabtu (31/10/26). Hadir dan bertatap muka dengan para calon sarjana yang akan dikukuhkan pada Senin (02/11/26).

Kehadirannya untuk berikan spirit dan semangat bagi generasi mudah Maluku agar jangan hanya sampai pada terima ijasah sarjana. Karena itu awal dari hiap menjalani hidup menerjang tantangan tang ada didepan hadir di mengajak para alumni dan generasi muda Maluku untuk terus mengembangkan kemampuan, membangun karakter diri, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Lanjutnya keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh ijazah yang dimiliki.
Tetapi bagaimana ilmu yang didapatkan kalian terjemahkan menjadi karya dan pengabdian kepada masyarakat. Dan dikesempatan itu, Michael bagikan pengalaman ceritakan perjalanan hidupnya ketika menyelesaikan pendidikan pada Oktober 1993. Kemudian bertolak ke ibu kota ditahun 1994 berjuang mengukir masa depan.

Saat berada di Jakarta, banyak suka duka yang dirasakan, namun tidak menjadi penghalang terus berjuang dan akhirnya diberikan kemurahan oleh Tuhan menjadi anggota DPR RI dua periode dari Papua Barat. Pengalaman ini Beta sampaikan untuk menjadi motivasi bagi aduk-adikku yang siap diwisudakan pada Senin (03/11/26. Anak-anak Maluku memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama untuk berkembang serta bersaing di berbagai daerah.
Tambahnya saat ada di DPR-RI menjadi ketua komisi yang bidangi infrastruktur dan perhubungan, menjadi ruang baginya untuk memperjuangkan sejumlah pembangunan strategis di Maluku. Salah satunya menghadirkan Jembatan Merah Putih (JMP) di Kota Ambon. JMP sebagai salah satu bentuk perjuangan yang dilakukan melalui pembahasan anggaran di Komisi V DPR RI bersama berbagai pihak.

Dan keberadaan JMP bukan sekadar menjadi penghubung wilayah, tetapi juga merupakan bagian dari sejarah perjuangan pembangunan di Maluku. "Kalau hari ini adik-adik datang ke kampus melewati Jembatan Merah Putih, itu juga merupakan bagian daripada perjuangan yang pernah kami lakukan bersama sejumlah pihak diantaranya manta Gubernur Karel Ralahalu dan kepala balai jalan dan jembatan Jefry Pattiasina.
"Saya selalu sampaikan meskipun secara politik dirinya mewakili daerah pemilihan Papua Barat pada saat berada di DPR-RI. Tetapi secara biologis memiliki akar dan darah Maluku. Baginya, identitas orang Maluku menjadi bagian penting dan selalu dibawa dalam perjalanan pengabdian. Bagi peserta kegiatan IKAPATTI, BMW ingatkan memasuki dunia kerja bukanlah perkara mudah", sebutnya.

Para lulusan akan menghadapi persaingan dan dinamika pasar kerja yang membutuhkan kesiapan kompetensi, keterampilan, serta mental yang kuat. Karena itu, mengawali semua Beta ajak generasi muda untuk tidak merasa rendah diri ketika berada di tengah persaingan, baik di Maluku maupun di luar daerah. Kalian harus mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, memiliki karakter, dan tidak melupakan tanggung jawab untuk ikut membangun daerah.(**)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar