Ketua PIRA Gerindra : Kuota 30 Persen, Pemberdayaan Perempuan, UMKM & Petani Jadi Perhatian
Ambon,MalukuBersatu.Com,–Partai Gerindra yang merupakan tiga terbesar di Indonesia memiliki organisasi perempuan Gerindra yang disebut Perempuan Indonesia Raya. Dan bersama dengan Partai Gerindra pada Jumaat (06/02/26) merayakan HUT ke-18 yang berlangsung di hotel Santika Premiere. Disela-sela acara besar itu, pers mencobai wawancarai Irma Betaubun dan beliau arahkan ke , saat Ketua Ema Tuankotta menuturkan.

"Dengan penuh rasa haru dan bangga, partai Gerindra telah masuk usia 18 tahun, didampingi sekretarisnya Ibu T Moniharapon dikatakan. Ini merupakan momentum untuk kaum perempuan Gerindra refleksi peran masing-masing. Sebab Perempuan Indonesia Raya (PIRA) selama ini telah berkontribusi dan kedepan haruslah lebih miliki peran penting";tuturnya karena selama 18 tahun telah berjuang bersama Partai Gerindra.
Lanjutnya, peran perempuan dalam politik, khususnya di Partai Gerindra, tetap menjadi prioritas utama. Hal itu sejalan dengan komitmen partai dalam memenuhi kuota keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Baik dalam struktur kepengurusan maupun pencalonan legislatif ke depan. “Perempuan di Partai Gerindra tetap diutamakan dalam kuota 30 persen keterwakilan maju di legislatif dan itu akan terus kami perjuangkan,” ujarnya.

Untuk itu pada HUT ke-18, Partai Gerindra juga menggelar rangkaian kegiatan, termasuk rapat koordinasi (rakor). Kegiatan tersebut menjadi puncak konsolidasi sekaligus evaluasi untuk merumuskan program-program prioritas yang akan dijalankan ke depan. "Fokus utama PIRA saat ini adalah pemberdayaan perempuan yang berdampak langsung ke masyarakat.Program kerja diarahkan pada kegiatan sosial, penguatan UMKM perempuan, serta pengembangan talenta perempuan di berbagai sektor", ungkapnya.
Disebutkan sesuai dengan tema Hut "Kompak, Bergerak, dan Berdampak", kami mendorong perempuan Gerindra untuk bergerak aktif melalui kerja-kerja sosial di tengah masyarakat. Ia menambahkan, program-program tersebut juga selaras dengan kebijakan dan arah pembangunan. Yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dan Gubernur yang adalah ketua DPD. Dimana paling khusus yaitu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dan selain UMKM, PIRA juga mulai memberi perhatian pada sektor pertanian. Dimana kini kita punya ibu tercinta Maya Lewerissa sebagai ketua Tani Propinsi Maluku. Hingga kini perempuan Gerindra telah miliki peran dibidang pertanian. Sudah banyak petani perempuan karena kami melihatnya sangat strategis dan telah mulai dikembangkan. Dengan buat berbagai pendampingan dan penguatan kapasitas", akunya..
“Petani perempuan sudah ada dan ke depan akan terus kami dorong agar lebih berdaya dan mandiri. Dengan momentum HUT ke-18 ini, PIRA berharap lahir lebih banyak inovasi dari perempuan. Baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun politik, sehingga kehadiran perempuan benar-benar memberi dampak nyata. Bagi masyarakat luas terutama yang berada di bumi Maluku dan semua par Maluku pung Bae,", tutupnya.(MB-01)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar